Rabu, 24 Jun 2026 05:50 WIB

Pencarian Berakhir Duka, Petani Lansia di Sampang Ditemukan Meninggal Dunia di Waduk Desa Tlambah

Foto: Petani Lansia di Sampang Ditemukan Meninggal Dunia di Waduk Desa Tlambah
Foto: Petani Lansia di Sampang Ditemukan Meninggal Dunia di Waduk Desa Tlambah

Berita-compasnews.com || Sampang – Warga Desa Tlambah, Kecamatan Karang Penang, Kabupaten Sampang, digemparkan dengan penemuan jenazah seorang petani di area waduk desa setempat pada Rabu (28/01/2026) siang.

Korban yang diketahui bernama Sarima al B. Munarji (70), ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah sempat dinyatakan hilang selama dua hari saat mencari pakan ternak.

​Peristiwa memilukan ini bermula pada Senin sore, 26 Januari 2026. Berdasarkan keterangan pihak keluarga, sekitar pukul 16.00 WIB, korban berpamitan kepada anaknya, Abdurrosid, untuk pergi mencari rumput di sekitar desa.

Namun, hingga larut malam, pria lansia asal Dusun Angsana Barat tersebut tak kunjung kembali ke rumah, yang memicu kekhawatiran pihak keluarga.

​Upaya pencarian mandiri segera dilakukan oleh Abdurrosid bersama warga sekitar pada malam itu juga. Mereka menyisir area yang biasa didatangi korban untuk mencari rumput, namun gelapnya malam dan luasnya medan membuat pencarian tidak membuahkan hasil.

Hingga keesokan harinya, keberadaan Sarima masih menjadi misteri bagi warga desa. ​Merasa khawatir dengan keselamatan orang tuanya, pihak keluarga kemudian melaporkan kehilangan tersebut ke Polsek Karang Penang pada Selasa (27/01/2026) siang.

Laporan resmi dari AbdulRasyid ini langsung direspons oleh aparat kepolisian yang kemudian bergabung dengan warga untuk memperluas radius pencarian di sekitar wilayah Kecamatan Karang Penang. ​Titik terang akhirnya muncul pada Rabu siang sekitar pukul 14.20 WIB. Abdurrosid menerima kabar duka bahwa ayahnya telah ditemukan di Waduk Desa Tlambah.

Lokasi penemuan jenazah tersebut diperkirakan berjarak sekitar 2 kilometer dari kediaman korban. Saat ditemukan, kondisi korban sudah tidak bernyawa dengan indikasi kuat meninggal akibat tenggelam.

​Plh AKP Eko Puji Waluyo selaku Humas Polres Sampang mengonfirmasi kejadian tersebut kepada awak media. Ia menjelaskan bahwa setelah mendapat informasi penemuan jenazah, warga bersama petugas segera melakukan proses evakuasi. Jenazah korban kemudian langsung dibawa ke rumah duka untuk dilakukan persiapan pemulasaraan dan pemakaman.

"​Berdasarkan hasil penyelidikan awal dan kondisi fisik korban, kuat dugaan bahwa Sarima meninggal dunia murni akibat kecelakaan tenggelam saat sedang beraktivitas di dekat waduk. Pihak kepolisian juga tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan yang mencurigakan pada tubuh korban saat dievakuasi dari lokasi kejadian."jelasnya ​

Terkait musibah ini, pihak ahli waris yang diwakili oleh ketiga anak korban, yakni Abdurrosid, Munarji, dan Duljemin, menyatakan telah mengikhlaskan kepergian ayah mereka.

Mereka menandatangani surat pernyataan bahwa kejadian tersebut adalah musibah murni dan sepakat untuk tidak menuntut pihak manapun di kemudian hari

Editor : Taufik