Berita-compasnews,com,BENGKAYANG,KALBAR–Di tengah dinamika program nasional yang penuh tantangan, Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Jesape, Kecamatan Ledo, membuktikan bahwa transparansi adalah fondasi yang tak bisa ditawar. Pada Senin (20/04/2026), KDMP Jesape sukses menyelenggarakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) ke-1 Tahun Buku 2025 di Aula Kantor Desa Jesape, sebuah momentum yang bukan sekadar seremonial, melainkan pernyataan sikap atas tata kelola yang akuntabel.
Integritas di Tengah Vakumnya Aktivitas
Meski setahun terakhir lini usaha koperasi belum menunjukkan aktivitas fisik, kepatuhan pengurus dalam menggelar RAT menjadi tamparan halus bagi narasi pesimisme. Camat Ledo, Bapak Ambeng, dalam pidato pembukaannya menegaskan bahwa RAT adalah amanat sakral Undang-Undang No. 25 Tahun 1992.
"RAT adalah cermin kejujuran manajemen. Ini bukan soal seberapa besar angka yang diraih, tapi seberapa berani pengurus mempertanggungjawabkan amanah anggota," tegasnya.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Desa Jesape, Albertus, yang juga menjabat sebagai Ketua Badan Pengawas (ex-officio), menekankan pentingnya sinergi yang taat hukum. Ia memastikan pemerintah desa akan terus mengawal agar setiap pergerakan KDMP Jesape tetap berpijak pada regulasi yang berlaku, demi menyukseskan program strategis nasional di wilayah perbatasan.
Terobosan Srikandi dan Diplomasi Bisnis
Ketua KDMP Jesape, Sira Meliana, menunjukkan optimisme tinggi meski dihadapkan pada tantangan berat. Ia mengungkapkan bahwa koperasi saat ini tengah bersiap melakukan lompatan strategis melalui pembangunan gerai dan membidik sektor energi sebagai Sub Agen LPG 3kg.
"Kami tidak ingin sekadar ada. Kami ingin berdampak. Kami mengetuk pintu BUMN, khususnya Pertamina, dan menggandeng para ahli dari Klinik Konsultasi Bisnis BBLC untuk memastikan langkah kami presisi dan kompetitif," ujar Sira dengan nada mantap.
Sentuhan Profesional: Mengawal Marwah Koperasi
Kehadiran Heru Kamaruzzaman, Direktur Klinik Konsultasi Bisnis dan Hukum (BBLC) Bengkayang, memberikan bobot tersendiri dalam forum ini. Sebagai konsultan bisnis profesional tingkat nasional, Heru memuji militansi para pengurus perempuan di KDMP Jesape yang telah tertib administrasi jauh sebelum infrastruktur pendampingan formal dibentuk pemerintah.
"Ini adalah bukti militansi srikandi perbatasan. BBLC hadir bukan untuk menggantikan peran pendamping negara, melainkan memastikan bahwa koperasi di beranda depan Indonesia ini memiliki akses terhadap konsultasi hukum dan manajemen kelas dunia," ujar peraih BDS Terbaik Nasional 2014 tersebut.
Harapan Baru dari Beranda Negara
RAT ke-1 KDMP Jesape ini mengirimkan pesan kuat ke pusat: bahwa di ujung Kabupaten Bengkayang, semangat membangun kedaulatan ekonomi desa tetap menyala. Dengan dukungan dari Klinik BBLC dan sinergi lintas sektoral, KDMP Jesape siap bertransformasi dari sekadar entitas administratif menjadi pemain kunci dalam rantai pasok ekonomi nasional di wilayah perbatasan.
Editor : Kusnadi
Editor : Kusnadi