Berita-compasnews.com, Kayong Utara - Seorang remaja Andre (25) dan paman nya mendatangi kantor polisi untuk membuat laporan pengaduan.
"Saat Di Konfirmasi awak media berita compas senin (27/4/2026) 12:00 wib, perihal tuduhan yang di lontarkan AMR apa kah itu benar ada nya, dengan tegas andre menjawab tidak ada kami berbuat mesum di tempat umum yaitu di sebuah caffe yang ada di kecamatan simpang hilir, Boleh cek CCTV, saya duduk satu meja dengan tunangan saya sambil main Handphone dan minuman yang ada di meja, Jelas Andre
"Jujur dengan kejadian itu, saya dan keluarga merasa malu tuduhan itu tidak mendasar, di situ terang benderang ramai juga pengunjung sedang menikmati minuman Serta suasana kerlipan lampu yang indah, pemandangan sungai dan terbentang panjang jembatan simpang.
Tiba tiba suasana jadi hening yang sangat menyeramkan, rasa keindahan susana alam sungai dan kerlipan lampu seperti berada di sebuah kuburan.
Tak lama kejadian itu, saya dan tunangan saya, pengunjung lain juga pergi meninggalkan caffe pada minggu 26 april 2026 pkl 20:00 wib.
Lebih lanjut, Jamian paman dari andre, hari itu juga mendatangi AMR pemilik caffe, Sama perkataan nya apa yang di tuduh kan kepada ponakan saya, Mereka sudah berbuat mesum, seorang peperempuan tunangan keponakan saya sempat juga di sebut AMR seperti pelacu* berbuat mesum di tempat saya, keluar keluar dari sini jangan kalian datang lagi, Tiru Jamian Kepada awak media.
Ia juga sangat menyayangkan sikap seorang Pejabat no 2 di daerah yang terkesan arogan dengan perkataan yang tidak pantas di depan umum.
Harus nya di panggil ponakan saya bila perlu panggil keluarga nya, bisa kita bicarakan baik baik, salah nya di mana biar kami selaku keluarga yang mendidik, jika tudingan itu benar-benar, mungkin kami memaklumi, silahkan AMR laporkan keponakan saya kepolisi, saya juga sebagai keluarga tidak membenarkan hal yang salah, jangan di permalukan di depan umum, jelas ini sangat berdampak buruk di keluarga kami. Imbuh Jamian
Menjawab Pertanyaan tersebut, akhirnya wakil bupati kayong utara memberikan hak jawab nya.
Pada hari minggu malam senin sekira jam 8.30 saya sedang duduk santai bersama keluarga di Kafe Amd, saya melihat ada pasangan muda mudi duduk bersanding dan posisi wanita memeluk laki-laki di lesehan yang saya tidak mengenalnya, mereka berperilaku yang tidak sepantas nya menurut etika moral dan akhlah.
Maka saya menegur yang bersangkutan tetapi yang bersangkutan bereaksi dengan wajah sewot maka selanjut nya saya mengusir, yang saya katakan disini bukan tempat mesum. kewajiban saya untuk menjaga tempat usaha saya agar bersih dari hal-hal yang negatif lalu selang beberapa waktu yang bersangkutan datang bersama seorang laki-laki dewasa datang ke kafe saya dan menyatakan dia tidak terima dengan perlakuan saya kepada nya, lalu terjadi perdebatan , Terang AMR
(Juminggu)
Editor : Badwi