Berita-compasnews.com, Probolinggo – Haryanto (Dodon) seorang wartawan asal Desa Pakuniran, Kecamatan Pakuniran, Kabupaten Probolinggo, resmi melaporkan warga berinisial FS, HR, MN, SM, LT, MSD, NH dan FI kepada Kapolres Probolinggo.
Dalam laporan tersebut menyebutkan adanya upaya menghasut masyarakat untuk melakukan aksi pengusiran dan intimidasi terhadap Haryanto.
“Aksi tersebut memicu keresahan, ketakutan, bahkan trauma, khususnya bagi anak-anak dan orang tua. Beberapa rekaman video yang beredar turut memperkuat dugaan adanya intimidasi,” tulis Haryanto dalam laporannya.
Menurut Haryanto, beberapa warga tersebut diduga telah bersepakat melakukan provokasi terhadap warga lainnya untuk mengusir dan mengintimidasi dirinya, ia menyampaikan bahwa peristiwa ini terjadi di Dusun Margoayu dan Dusun Biyo, Desa Pakuniran.
Menurut keterangan Dodon, para terlapor juga diduga menyebarkan fitnah serta melakukan tekanan psikis terhadap istri, anak, dan orang tuanya, yang kini merasa ketakutan dan tidak nyaman menjalani aktivitas sehari-hari.
“Ini bukan hanya soal pribadi saya sebagai wartawan, tetapi juga menyangkut keamanan dan kenyamanan keluarga saya. Bukti aksi mereka sudah tersebar luas dan saya serahkan sebagai bagian dari laporan," ungkap Dodon.
Pihak Polres Probolinggo juga Polsek Pakuniran telah menerima laporan tersebut dengan baik dan kemungkinan proses penyelidikan awal akan segera dilakukan, termasuk pemanggilan saksi dan verifikasi barang bukti yang ada.
“Kami akan menangani laporan ini secara profesional. Semua pihak akan kami mintai keterangan agar terang benderang,” ujar polisi polres Probolinggo dalam keterangan singkatnya kepada media.
Kasus ini diharapkan dapat ditangani secara tuntas demi menjaga ketertiban dan mencegah konflik horizontal yang lebih luas di tengah masyarakat.
Kamil
Editor : Badwi