Sabtu, 27 Jun 2026 21:23 WIB

MANUMADA CUP I 2026 Jadi Ajang Silaturahmi dan Pengembangan Bakat Pemuda IKTR Bali

Berita-compasnews.com, Tabanan, Bali – Dalam upaya mempererat tali persaudaraan dan meningkatkan solidaritas antarwarga perantauan asal Kecamatan Tanarighu, Kabupaten Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Ikatan Keluarga Tanarighu (IKTR) Bali menggelar Turnamen Futsal "MANUMADA CUP I 2026" di Kabupaten Tabanan, Bali, Minggu (31/5/2026).

IKTR Bali merupakan organisasi paguyuban yang menjadi wadah silaturahmi bagi masyarakat diaspora Tanarighu yang menetap di Pulau Bali. Organisasi ini aktif menyelenggarakan berbagai kegiatan sosial, budaya, seni, hingga olahraga guna memperkuat kebersamaan, melestarikan nilai-nilai leluhur, serta membangun solidaritas antaranggota keluarga besar Tanarighu di tanah rantau.

Kehadiran awak media di lokasi turnamen disambut langsung oleh Ketua IKTR Bali, Joshua Umbu Kaleka, bersama jajaran pengurus dan panitia pelaksana. Dalam keterangannya, Joshua menjelaskan bahwa nama "MANUMADA" diambil dari nama salah satu desa di Kecamatan Tanarighu yang memiliki nilai historis dan kebanggaan tersendiri bagi masyarakat setempat.

 

"Turnamen ini merupakan yang pertama kali kami selenggarakan. Kami berharap MANUMADA CUP dapat menjadi agenda tahunan sebagai sarana pembinaan atlet-atlet muda sekaligus wadah bagi generasi muda IKTR untuk menyalurkan bakat dan minat mereka di bidang olahraga, khususnya futsal," ujar Joshua Umbu Kaleka.

 

Menurutnya, selain menjadi ajang kompetisi olahraga, kegiatan tersebut juga bertujuan mempererat hubungan kekeluargaan antaranggota IKTR Bali serta membangun semangat sportivitas di kalangan generasi muda.

Sebelum pertandingan dimulai, panitia pelaksana bersama jajaran pengurus memberikan arahan kepada seluruh peserta mengenai tata tertib pertandingan serta pentingnya menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas selama kompetisi berlangsung.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua IKTR Bali juga menekankan pentingnya menjaga hubungan baik, baik di lingkungan internal organisasi maupun dengan masyarakat sekitar tempat tinggal masing-masing.

"Seluruh anggota IKTR Bali wajib menjaga silaturahmi, baik dengan keluarga besar IKTR maupun dengan masyarakat di lingkungan tempat tinggal. Kita juga harus ikut menjaga keamanan dan ketertiban Pulau Bali. Sebagaimana pepatah, 'Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung'," tegas Joshua.

Selain kegiatan olahraga, IKTR Bali juga terus berkomitmen melestarikan nilai-nilai budaya dan identitas masyarakat Tanarighu. Hal tersebut tercermin dalam filosofi logo IKTR Bali yang berbentuk perisai emas dengan simbol ayam jantan sebagai lambang kehormatan, keberanian, ketangguhan, serta kebanggaan terhadap warisan budaya Sumba.

Perisai emas melambangkan persatuan, perlindungan, dan kekuatan keluarga besar Tanarighu, sementara ayam jantan mencerminkan karakter masyarakat Sumba yang berani, tangguh, dan menjunjung tinggi kehormatan serta persaudaraan.

Melalui penyelenggaraan MANUMADA CUP I 2026, IKTR Bali berharap dapat terus memperkuat ikatan kekeluargaan, membangun generasi muda yang sehat dan berprestasi, serta menjaga eksistensi budaya Tanarighu di tengah kehidupan masyarakat Bali yang majemuk.

Adapun susunan pengurus inti IKTR Bali yang akan dikukuhkan secara resmi pada Juni 2026 mendatang terdiri dari Ketua Joshua Umbu Kaleka, Sekretaris Umum Andy Lende, Ketua Bidang Olahraga Daud Umbu Dedo, Bendahara Maria Wini Malipa, dan Ketua Garda (Keamanan) Victorius Ngongo.

Sementara itu, kepanitiaan MANUMADA CUP I 2026 dipimpin oleh Melkianus Pandango selaku Ketua Panitia, dengan Nikodemus Saingo sebagai Ketua Unit Desa Manumada serta Ardianus Mesa dan Istonius Lende sebagai Sekretaris Bidang Olahraga.

Editor : Badwi