Berita-compasnews.com, Denpasar. Bali - Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Pasma Royce, S.I.K., S.H., M.Si., menghadiri dan memberikan sambutan pada Acara Sarasehan Pencegahan dan Pemberantasan Narkoba Kemitraan BNN dan Komisi III DPR RI, yang digelar di Wantilan Pura Dalem Desa Guwang, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar, Sabtu (25/10/2026).
Kegiatan sarasehan tersebut diselenggarakan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Bali bekerja sama dengan Komisi III DPR RI sebagai upaya memperkuat sinergi dalam Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di wilayah Bali.
Hadir dalam kegiatan tersebut Anggota Komisi III DPR RI, I Nyoman Parta, S.H., Perwakilan Kepala BNN RI, PJU Polda Bali, Forkopimda Gianyar, tokoh adat Desa Guwang, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta ratusan warga dan pelajar.
Dalam sambutannya, Kapolda Bali, Irjen Pol. Dr. Pasma Royce, S.I.K., S.H., M.Si., menegaskan bahwa permasalahan narkoba merupakan ancaman serius yang dapat merusak generasi bangsa dan stabilitas kamtibmas, terutama di Bali sebagai destinasi wisata dunia yang rentan menjadi sasaran peredaran gelap narkoba.
"Narkoba adalah musuh bersama. Tidak bisa hanya ditangani oleh Polri atau BNN saja, butuh peran aktif seluruh komponen masyarakat, dari desa adat, pecalang, orang tua, hingga para pemuda. Bali harus kita jaga bersama agar tidak menjadi pasar narkoba,"_ ujarnya.
Jenderal bintang dua ini juga memaparkan bahwa Polda Bali sepanjang tahun 2026 telah mengungkap puluhan kasus narkoba dengan barang bukti sabu, ekstasi dan ganja, serta melakukan upaya preemtif melalui edukasi ke sekolah-sekolah dan desa-desa.
"Kami dari Polda Bali sangat mendukung program Desa Bersinar (Bersih Narkoba) yang dicanangkan BNN. Kami siap bersinergi, baik dalam penegakan hukum maupun pencegahan. Saya mengajak seluruh adik-adik dari Gen Z serta krama Desa Guwang untuk berani melaporkan jika mengetahui adanya penyalahgunaan narkoba di lingkungannya,"_ tegas kapolda.
Sementara itu, Anggota Komisi III DPR RI, I Nyoman Parta, S.H., dalam sambutannya menyampaikan bahwa pihaknya terus mendorong penguatan anggaran dan regulasi untuk mendukung kinerja BNN dan Polri dalam perang melawan narkoba, serta menekankan pentingnya pendekatan kultural berbasis desa adat di Bali.
Anggota Komisi III DPR RI, I Nyoman Parta, juga menambahkan bahwa dipilihnya Wantilan Pura Dalem Guwang sebagai lokasi sarasehan merupakan simbol bahwa upaya pencegahan narkoba harus dimulai dari lingkungan terkecil yaitu desa dan keluarga.
Kegiatan berlangsung dengan lancar, pada puncak acara diluncurkan lagu anti narkoba oleh Kapolda Bali dengan Anggota Komisi III DPR RI dan Perwakilan BNN RI, serta diakhiri dengan deklarasi bersama Desa Guwang Bersinar (Bersih Narkoba) serta foto bersama.
Editor : Badwi