Sabtu, 31 Okt 2026 18:15 WIB

Panen Raya di Padarincang, Petani Muda Jagatara Banten Dukung Kedaulatan Pangan Nasional

Berita-compasnews.com, Banten - Dewan Pimpinan Pusat Jaga Nusantara Bersama (DPP Jagatara) menggelar panen raya padi bersama petani muda di Kampung Sukamaju, Desa Citasuk, Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang, Banten, Sabtu 31 Oktober 2026.

Panen raya tersebut menjadi bukti kontribusi generasi muda dalam memperkuat ketahanan dan kedaulatan pangan nasional. Kegiatan ini digerakkan oleh kader Petani Muda Jagatara Banten dengan memanfaatkan lahan pertanian seluas hampir 30 hektare.

Para petani muda menanam sejumlah varietas padi unggul dan lokal, di antaranya Ciherang, Inpari, Inpara, Inpago, serta padi ketan.

Meski menghadapi tantangan kemarau panjang yang menyebabkan volume panen tidak sebanyak tahun sebelumnya, hasil panen kali ini dinilai tetap memuaskan. Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari dukungan bantuan instalasi pompa air untuk memenuhi kebutuhan irigasi persawahan.

Ketua Petani Muda Jagatara Banten, Akub, mengatakan bantuan pompa air sangat membantu petani dalam menjaga ketersediaan air untuk tanaman padi di tengah kondisi kekeringan.

"Kami sangat bersyukur dengan hasil panen ini walau menghadapi kemarau panjang. Ke depan, kami berharap adanya penambahan infrastruktur pertanian, khususnya pengelolaan sistem irigasi dan tambahan armada pompa air untuk mengantisipasi musim kemarau," ujarnya kepada Kabar Banten.

Menurut Akub, dukungan infrastruktur pertanian menjadi kebutuhan penting agar produktivitas lahan tetap terjaga, terutama ketika petani menghadapi perubahan cuaca dan keterbatasan pasokan air.

Sementara itu, Ketua DPD Jagatara Banten, Nurul Ulum, mengapresiasi kerja keras dan ketekunan para petani muda di Kecamatan Padarincang. Ia menilai keberhasilan panen tersebut menunjukkan bahwa generasi muda memiliki kemampuan untuk mengembangkan sektor pertanian secara produktif.

Salah satu keunggulan Petani Muda Jagatara Padarincang adalah keberhasilan menerapkan pola tanam padi-padi-padi dalam satu tahun secara berturut-turut.

Pola tersebut berbeda dengan kebiasaan sebagian petani yang menerapkan pola tanam padi-hortikultura-padi.

"Jika umumnya pola tanam dalam setahun adalah padi-hortikultura-padi, Petani Muda Jagatara Padarincang berhasil menerapkan pola padi-padi-padi secara berturut-turut. Berkat kegigihan mereka memupuk dan menyedot air dari Sungai Cikalumpang secara bergantian walau dengan unit pompa yang terbatas, padi dapat dipanen dengan kualitas baik," ujarnya.

Ia berharap keberhasilan tersebut dapat menjadi motivasi bagi generasi muda lainnya untuk terjun ke sektor pertanian sekaligus mengembangkan potensi pertanian di daerah masing-masing.

Koordinator Penyuluh Pertanian Kecamatan Padarincang, Hanif, mengatakan keberhasilan panen raya tersebut juga merupakan hasil pendampingan intensif kepada petani sejak masa tanam hingga panen.

Menurutnya, pembinaan secara berkelanjutan diperlukan untuk menumbuhkan minat generasi muda terhadap profesi petani sekaligus meningkatkan kemampuan dalam mengelola usaha pertanian.

"Panen raya ini adalah wujud pembinaan rutin agar generasi muda mencintai profesi petani. Dukungan program Irigasi Perpompaan (Irpom) dari Kementerian Pertanian terbukti tidak hanya meningkatkan produktivitas, tetapi juga membangun kekompakan demi mewujudkan kedaulatan pangan," katanya.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pembukaan resmi panen raya serta penyerahan bantuan secara langsung kepada para petani muda oleh Ketua Umum DPP Jagatara, H. Edy Koesriadi, S.P., M.M.

Dalam sambutannya, Edy mengaku bangga atas kontribusi nyata kader Petani Muda Jagatara Banten dalam mendukung sektor pertanian dan ketahanan pangan nasional.

Ia menyoroti pentingnya regenerasi petani di Indonesia. Menurutnya, keterlibatan generasi muda dalam sektor pertanian masih perlu terus ditingkatkan agar potensi Indonesia sebagai negara agraris dapat dimanfaatkan secara optimal.

"Indonesia adalah negara agraris dengan jutaan hektare lahan, namun hanya sekitar 28 persen penduduk yang berprofesi sebagai petani, dan petani milenial baru mengisi sekitar 2 persen. Apa yang dibuktikan Petani Muda Jagatara Banten ini adalah contoh nyata bahwa generasi muda mampu berkontribusi langsung pada ketahanan pangan nasional," ujarnya.

Edy menegaskan, DPP Jagatara berkomitmen untuk mengawal dan mendukung program prioritas Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan kedaulatan dan ketahanan pangan nasional.

Ia berharap keberhasilan petani muda Jagatara di Kabupaten Serang dapat menjadi inspirasi sekaligus percontohan bagi kader Petani Muda Jagatara di provinsi lain.

Melalui penguatan regenerasi petani, dukungan infrastruktur irigasi, serta pendampingan pertanian, Jagatara optimistis generasi muda dapat mengambil peran lebih besar dalam menjaga produktivitas pertanian dan mewujudkan kemandirian pangan Indonesia.

Editor : Badwi