Sabtu, 27 Jun 2026 15:32 WIB

Dugaan Penipuan, Konflik Gadaian Mobil di Desa Ketawang Gondanglegi, Teman Akrab Jadi Korban

BERITA-COMPASNEWS.COM, MALANG Sebuah kasus yang menghebohkan terkait gadaian mobil Toyota Calya terjadi di Desa Ketawang, Malang, Jawa Timur. Habibur Rohman, yang lebih akrab dipanggil Bibur, mengungkapkan kepada media bahwa dirinya menjadi korban dugaan penipuan dan penggelapan oleh teman akrab sekaligus tetangganya, Amalul Mubarok alias Malul, warga Desa Putat Lor Gondanglegi.

Peristiwa ini mencuat ketika mobil yang dititipkan oleh Amalul kepada Bibur, diambil oleh seseorang yang mengaku sebagai pemilik sah, dengan membawa bukti-bukti surat kelengkapan kendaraan. Bibur yang merasa dirugikan, melaporkan kejadian tersebut kepada media pada Minggu, 7 Juli 2024.

"Unit mobil Toyota Calya warna silver metalik dengan nomor polisi N 1171 WF dititipkan kepada saya sekitar bulan Januari 2024 seharga Rp 35.000.000,-. Saya merasa diperdaya oleh Malul karena informasi yang diberikan tidak sesuai dengan fakta sebenarnya," ujar Bibur pada Rabu, 10 Juli 2024.

Bibur menjelaskan bahwa akad antara dirinya dan Amalul sebenarnya bukan gadai. Menurut pengakuannya, beberapa bulan lalu Amalul datang ke rumahnya dan meminta tolong untuk meminjam uang sebesar 35 juta dengan jaminan mobil tersebut. Namun, beberapa minggu kemudian, mobil tersebut dipinjam oleh teman Bibur yang merupakan anggota TNI untuk dinas, dan diambil oleh pemilik sahnya dengan membawa surat-surat kelengkapan kendaraan.

"Bukan gadai mas, Malul itu minta tolong pinjam uang katanya ada keperluan mendesak dan nitip mobil itu di rumah. Kok tega gitu loh, padahal teman akrab sama saya," tambah Bibur.

Lebih jauh, Bibur menyatakan niatnya untuk melaporkan Amalul ke Polres Malang dengan tuduhan penipuan dan penggelapan. Ia berharap agar keadilan bisa ditegakkan dan kerugian yang dialaminya bisa dikompensasi secara penuh.

"Saya berharap dapat penegakan hukum yang adil yang akan memberikan kejelasan bagi semua pihak yang terlibat dalam kasus ini, serta mencegah kejadian serupa terjadi di masa depan," ungkap Bibur.

Selain itu, Bibur menekankan pentingnya kepercayaan dan kejujuran dalam setiap transaksi. Menurutnya, kasus seperti ini dapat merusak hubungan antarindividu yang sebelumnya terjalin baik. Ia berharap, laporan yang diajukannya dapat segera ditindaklanjuti oleh pihak berwenang untuk memastikan kebenaran di balik klaim kepemilikan mobil Calya tersebut.

Bibur juga mengajak masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam melakukan transaksi, terutama dengan teman dekat atau tetangga, agar kejadian serupa tidak terulang kembali. Kepercayaan, katanya, adalah fondasi dari setiap hubungan yang baik dan saling menguntungkan.

(Reagan)

Editor : Reagan