Berita-compasnews.com, Kayong Utara - Program bantuan jamban atau wc merupakan salah satu program yang dijalankan oleh pemerintah untuk menyediakan akses sanitasi yang lebih baik bagi masyarakat desa. Program ini menggunakan anggaran Dana Desa yang bersumber dari pemerintah pusat. Tujuan program ini adalah: Memberdayakan masyarakat desa, Mendirikan infrastruktur sanitasi dasar yang memadai, Mencegah penyebaran penyakit akibat kondisi jamban yang tidak layak pakai, Menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, Meningkatkan kualitas hidup warga desa.selasa (08/10/2024)
"Dengan tetapi ada beberapa warga desa yang tidak bisa menikmati bantuan jamban tersebut.salah satu nya Ibu Arlana 40 tahun Warga desa pangkalan buton dusun tanjung Belimbing, merasa kecewa sedih atas kejadian yang menimpa nya.
Saat di wawancara awak media berita kompas Ibu erlana yang berstatus janda ini menghidupi ke 8 anak anak nya, di datangi pak RT guna untuk melengkapi data data nya untuk mendapatkan bantuan jamban atau wc, setelah pengambilan data oleh pak Rt berselang beberapa hari gitu datang sebuah mobil pick up membawa meterial seperti pasir di bongkar tidak jauh dari rumah nya,Alhamdulillah hati nya merasa senang ternyata harapan nya sekeluarga ingin memiliki wc terkabul kan.Cerita nya..!! jangan kan wc tanah saja saya dapat hibah keluarga .rumah dapat bantuan program bedah rumah tak layak huni dari pemerintah. Ujar
"Lanjut Bu Arlana.!!Tak tau nya pasir yang sudah menumpuk banyak di ambil lagi mengunakan mobil pickup.Terus saya bertanya kepada pak RT Nasir kenapa pasir yang kata nya untuk bangun jamban atau wc milik nya di ambil kembali pindah ke warga lain.
Pada hal pak rt minta KTP dan KK saya untuk masuk dalan program bantuan wc.Harapan saya kepada pemerintah tolong lah kedepan jangan bohongi kami masyarakat kecil.ya kalau tidak mau bantu jangan datang ke rumah minta persyaratan.
Ternyata kebohongan yang saya dapat.Semoga dengan kejadian ini kedepan nya benar benar dapat bantuan wc. imbuh nya.
"Tambah Pak RT 04 Muhamad Nasir Dusun Tanjung Belimbing Desa Pangkalan Buton, saat di tanya awak media, diri nya Memang Pernah di arahkan dari Pihak Desa untuk Mendata Warga Masyarakatnya Bagi Yang Tidak Memiliki Jamban/Wc untuk di masukan dalam program bantuan jamban dari kementerian desa.
Kurang lebih ada 2 orang warga yang saya data terus saya serahkan ke pihak Desa Data tersebut, namun Saya Benar benar Bingung ketika penrealisasian bantuan Tersebut data Warga Saya Tidak Termasuk dalam data Program Bantuan tersebut,Setelah Saya Telusuri,Tanpa Sepengetahuan Saya data Yang Termasuk Dalam program Bantuan Tersebut adalah Hasil data Yang Di Ambil Oleh Kepala Dusun Tanjung Belimbing,tanpa Berkonfirmasi Kepada Saya Selaku Ketua RT 04 Dusun Tanjung Belimbing Desa Pangkalan Buton,jujur dengan kejadian ini saya merasa malu dengan warga saya, hal yang paling memukul di hati saya waktu mobil membawa meterial pasir di ambil kembali oleh pihak pelaksana kegiatan.
Sangat Saya Sayangkan Ketika data Yang terinfut,hasil oleh Pendataan Kadus Tanjung Belimbing ada Beberapa yang Tidak Tepat Sasaran,Yang Seharus nya Bantuan Tersebut Tersalurkan Bagi Warga Yang tidak Memiliki Jamban/Wc. Tutup Nasir
(Tim)
Editor : Badwi