Berita-compasnews.com, Kayong utara - Dokter spesialis yang bertanggung jawab dalam proses pembiusan sebelum pasien menjalani operasi atau prosedur medis lainnya. Dokter spesialis ini juga memiliki keahlian dalam manajemen penanganan nyeri dan perawatan pasien.Sabtu (21/12/2024)
Ketua DPRD Kabupaten Kayong Utara Surya Aditya menyayangkan sekali sudah hampir 3 bulan RSUD Sultan Muhammad Jamaluddin 1 sukadana kekosongan dokter ahli bius.Kasian juga warga kita yang mau oprasi harus di rujuk ke RSUD Agoesdjam ketapang dan RSUD Soedarso pontianak.
Baca juga: Aiptu Rusmianto Layangkan Surat ke Polres Kayong Utara, Soroti Dugaan Upaya Penutupan Kasus Dana BOK
Memang biaya pengobatan sudah masuk dalam tanggungan BPJS kesehatan, dengan tetapi keluarga yang mendampingi dan pasies harus mengeluarkan dana besar , mulai biaya di jalan sampai makan minum serta penginapan.ini yang harus kita pikirkan bersama, karena kesehatan itu, kehidupan yang sangat penting bagi bangsa dan negara.di tambah lagi kesehatan masuk dalam program unggulan 17 tahun usia kayong utara.Jadi saya berharap sekali lagi dengan tegas bagaimana cara kita agar secepat mungkin dokter ahli bius harus ada di RS Jamaluddin,Ujar Surya Aditya
"Tambah Surya, saat saya konfirmasi ke Ibu Siska Kepala dinas kesehatan, menjelaskan Kata bu kadis. sudah di buka lowongan dr lama. Belum ada yang daftar bang. Bahkan sampai ke grup seluruh dokter apa.Tiru Surya percakapan nya dengan kadis kesehatan Jumat (20/12/2024) pkl 08:28 wib.
Baca juga: Kasus Korupsi Dana Kesehatan Kayong Utara Melebar, Nama Oknum Wartawan dan Polisi Ikut Terseret
"Awak Media coba mengkonfirmasi langsung kepala dinas kesehatan, melalui via chat whatsapp Menurut Kadis kesehatan Dokter Siska Sementara dokter paruh waktu dari RSUD Landak Pak.
Menurut nya juga dokter ahli bius Sudah resign karena sudah 3 tahun bertugas dan melanjutkan pendidikan, Tutup Siska.
Baca juga: Kasus Penggelapan Rp50 Juta Seret Nama Oknum DPRD, Surianto Minta Polisi Bertindak Tegas
(Juminggu)
Editor : Badwi