Berita-compasnews.com, Kayong Utara - Beredar video perkelahian Siswi SMP 3 sukadana menjadi sorotan tajam berbagai kalangan.Diketahui kejadian tersebut selasa (11/03/2025) Awak media berita kompas melakukan konfirmasi, Komisi perlindungan anak daerah (KPAD) kayong utara Komisioner KPAD, Sirajudin mejelaskan.Kamis (13/03/2025)
Terkait perkelahian siswi ini sudah kita lakukan pembinaan dan pengarahan yang di ikuti oleh beberapa instansi terkait , Dinas pendidikan kayong utara,Satgas anti kekerasan,polisi pramog praja (Pol PP) dan pihak sekolah yang mau membantu memfasilitasi agenda untuk memberikan edukasi dan pembinaan atau arahan walaupun kejadian ini seharusnya tidak melibatkan ke pihak sekolah karna kejadian ini diluar sekolah tetapi kami sangat memberikan apresiasinya ke pihak sekolah terhadap kejadian yg lagi viral ini. Ujar Rajudin
Baca juga: Aiptu Rusmianto Layangkan Surat ke Polres Kayong Utara, Soroti Dugaan Upaya Penutupan Kasus Dana BOK
Lebih Lanjut, Ia juga menyampaikanTerhadap pihak sekolah yang tidak bisa kami sebut kan,karena sudah mau membantu memfasilitasi kami untuk memberikan pengarahan terhadap anak anak didiknya disekolah masing masing yang ikut serta menonton kejadian perkelahian antara anak-anak.
"Kronologi kejadian Anak A dan teman temannya pergi bersama ke tempat wisata pemandian (Dam)dan anak A dan teman temannya lagi mengobrol sambil tertawa dimana pada saat itu hanya membahas masalah teman temannya saja tidak ada yang laindan kemudian bertemulah dengan anak B(inisial) dimana pada saat itu anak B dkk lewat didepan Anak A dkkDimana pada saat itu anak B merasa tersinggung dengan pembicaraan anak A.
Tetapi pada saat itu anak B tidak langsung menanyakan prihal pembicaraan yang dibicarakan anak A yang dimana pembicaraan itu sebenarnya hanya kesalah pahaman diantara 2 belah pihak karena B Merasa bahwasannya Anak A mengejek Anak B dg kata'kata kotor.
Lanjut cerita anak A pun pulang dan menuju arah ke taman Surya bersama"sama temannya kemudian bertemulah antara anak A dan B yang kedua kali nya di taman Surya dan mereka membuat janjian untuk berkumpul di pantai pulau datok tepatnya tidak jauh dari kolam peninggalan Belanda untuk menyelesaikan masalah pembicaraan diwaktu di tempat pemandian(Dam)
Baca juga: Kasus Korupsi Dana Kesehatan Kayong Utara Melebar, Nama Oknum Wartawan dan Polisi Ikut Terseret
Dan pada saat itu berkumpul lah beberapa anak dimana berita itu sudah tersebar diantara anak'anak. Dan terjadilah pertengkaran antara dua belah pihak, dan pada saat itu teman teman nys sudah mencoba untuk mengingatkan jangan berkelahi cuma dikarenakan terbawa emosi timbul lah perkelahian dan karna dimana pada saat itu teman temannya tidak berani melerai dikarenakan merasa takut juga timbul perkelahian dengan anak yang lain.
Ada pun permasalahan ini sudah diselesaikan diluar sekolah dan antara orang tua juga sudah saling bertemu dan saling memaafkan terhadap sikap dan perbuatan yang sangat tidak baik ini.
Saya sebagai anggota KPAD kabupaten Kayong Utara mengucapkan ribuan terimakasih , upaya upaya pemerintah yang sudah sigab melakukan hal yang terbaik untuk anak anak pelajar di kayong utara. Termasuk melibat kan pihak sekolah untuk memberikan edukasi dan pembinaan terhadap semua anak.
Baca juga: Kasus Penggelapan Rp50 Juta Seret Nama Oknum DPRD, Surianto Minta Polisi Bertindak Tegas
Dan kami berharap kedepannya kejadian ini tidak akan terulang kembali.peran orang tua sangat lah penting memantau kegiatan anak nya mau itu jam belajar atau di luar Jam belajar.
Ayo kita bersama sama membangun komunikasi terhadap anak-anak lebih dekat agar kedepannya kita bisa memberikan hal yang positif untuk anak kita.Tutup ,Sirajudin alkarim S.Km
(Juminggu)
Editor : Badwi