Maraknya Kasus Pelecehan Seksual di PMK, Wali Murid Minta Ditiadakan Belajar Kelompok, Kadisdik Himbau Peran Serta Orang Tua Sangat Penting

berita-compasnews.com

Berita-compasnews.com, Kayong Utara - Memasuki tahun 2025 banyak sekali kasus kasus kekerasan seksual atau yang di kenal persetubuhan terhadap anak di bawah umur.

Lebih rentan lagi menjadi korban, anak anak yang status nya masih mengenyam di dunia pendidikan ada juga yang putus sekolah, menjadi korban kekerasan seksual.

Baca juga: Aiptu Rusmianto Layangkan Surat ke Polres Kayong Utara, Soroti Dugaan Upaya Penutupan Kasus Dana BOK

Marzuki 44 tahun wali murid asal tanjung satau Kecamatan pulau maya karimata (PMK) kabupaten kayong utara (KKU) Kalimantan barat (Kal-Bar) minggu (4/5/2025) 11:00 wib. Saya selaku orang tua wali tidak setuju ada kegiatan kelompok di luar jam sekolah.

Apa lagi di malam hari,Kegiatan kelompok di sekolah luar jam sekolah tanpa ada pengawasan langsung dari guru ini sangat rawan terjadi nya kekerasan seksual atau kenakalan remaja lainnya karena sata sudah megalami dengan ada nya kegiatan kelompok.

Anak Perempuan saya, Pergi mengerja kan tugas kelompok dari jam 7 malam pulang jam 10 malam, Kadang tidak pulang tidur tempat teman nya Alhamdulillah masih mampu kita pantau.Imbuh Marzuki.

"Tambah nya,Kegiatan kelompok siswa siswi ini mungkin bisa kita memaklumi.dengan tetapi tanpa kita sadari pihak sekolah semesti memberitahu kepada wali murid melalui wa grup sekolah.

Baca juga: Kasus Korupsi Dana Kesehatan Kayong Utara Melebar, Nama Oknum Wartawan dan Polisi Ikut Terseret

Yang kita khawatir kan takut nya terjadi hal hal buruk yang tidak kita inginkan.mungkin sebagian orang menganggap ini hal yang biasa,tapi saya pribadi kasus seksual terhadap pelajar adalah perbuatan yang paling biadap alias bejat,Tegas Marzuk.

Lebih lanjut, awak media berita kompas melalukan konfirmas ke dinas pendidikan kayong utara.Selaku kepaka dinas pendidikan kabupaten kayong utara (KKU) Rahadi Usman, menjelaskan belajar kelompok di luar jam sekolah mungkin itu menjadi bahan tambahan dari pihak sekolah.

Saya juga menghimbau, dengan marak nya kasus pelecehan seksual di PMK khusus nya di kebupaten kayong utara, peran serta kita sebagai orang tua dalam hal ini harus saling menjaga lebih ekstra kepada anak yang belajar di luar jam sekolah.dengan demikian untuk memutus mata rantai para pelako predator anak ini lebih mudah.

Baca juga: Kasus Penggelapan Rp50 Juta Seret Nama Oknum DPRD, Surianto Minta Polisi Bertindak Tegas

Harapan saya, yok kita sama sama menjaga anak anak kita, agar masa depan dan cita cita mereka terwujud.

Pendidikan sangat penting karena merupakan fondasi untuk membangun masa depan yang lebih baik bagi individu dan masyarakat. Pendidikan tidak hanya memberikan pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga membentuk karakter, meningkatkan peluang kerja, dan menciptakan masyarakat yang lebih maju dan harmonis. Tutup Rahadi Usman

(Juminggu)

Editor : Badwi

Kriminal
Berita Populer
Berita Terbaru