Berita-compasnews.com, Kayong Utara - Desa Penjalaan kecamatan Simpang Hilir di kenal kota kerajaan simpang yang terletak di pinggiran sungai melano menuju desa matan, Beberapa tahun yang lalu akses ini baik mulai dari jalan masuk sebagian di ujung aspal, sementara pertengahan desa terdapat rusak berat di akibatkan beberapa faktor. Ungkap Bujang 55 tahun, Sabtu (29/11/2025)
Lebih Lanjut Ia juga menjelaskan, kerusakan jalan ini berawal dari sebuah kegiatan pembangunan jalan Penjalaan hulu, kerap nya setiap hari di lewati mobil membawa metrial yang beban mencapai 5 sampai 6 ton, akhirnya jalan yang awal nya bagus menjadi korban rusaknya fasilitas umum.
Baca juga: Diduga Alih Fungsi Lahan Di Lingkungan PT CUS; Laporan Ketua Pertasim Polres Kayong Utara Ditolak
Memang ada kata sepakat dengan kami warga desa, dalam Perjanjian tersebut, di antara pihak plaksana CV Oregon bersepakat jika kerusakan jalan yang kami lewati akibat angkutan metrial maka kami dari pihak perusahaan siap memperbaiki atau ganti rugi.
Namun yang di ganti tidak sesuai harapan, arti nya yang rusak jalan rambat beton sebagian aspal di ganti Tanvote Lapine yang berkapasitas rendah, dan tak lama di pakai sudah rusak.
Baca juga: Kapolres Kayong Utara Akan Segera Menindaklanjuti Kasus Persetubuhan Siswi SMA di Simpang Hilir
Memasuki musim penghujan jalan desa Penjalaan semakin hari semamin memperhatikan, tidak hanya berdampak kepada para pedagang tapi juga menghambat anak anak menempuh dunia pendidikan dan warga yang bawa pesien ke puskesmas atau RSUD.
Jalan merupakan utar nadi perekonomian masyarakat,
Setiap hari dilewati para komoditi angkutan buah sawit, yang saat ini memang menjadi sumber pendapatan warga.
Baca juga: Pelaku Setubuhi Siswi SMA Simpang Hilir, Keluarga Korban RK Kecewa, Polres KKU Jadi Sorotan
Maka dari itu saya berharap kepada pembeli atau pengepul kalau bisa angkut buah dari dalam gunakan mobil pick up setelah sampai di jalan provinsi terserah mau pakai DT juga tidak apa apa.
Jika terus di paksakan makan kerusakan jalan desa Penjalaan semakin parah, tidak menutup kemungkinan jalan ini akan menelan korban laka, Tutup Bujang (Juminggu)
Editor : Badwi