Oknum LSM  SYD Terus Bergerilya Makan Korban 

Reporter : Badwi

Berita-compasnews.com, Pakuniran - Sebagian besar masyarakat Pakuniran berharap agar aparat penegak hukum segera bertindak untuk menghentikan aksi oknum LSM asal Desa Patemun Kulon Kecamatan Pakuniran yang berinisial SYD sebab, ulah dan sepak terjangnya yang terus bergerilya melakukan aksi penipuan

Berdasarkan data sementara yang berhasil dihimpun media ini, pertama menggasaikan mobil rental pada Fauzi yang notabeni masih tetangganya sendiri. Kasus ini tidak berlanjut ke ranah hukum sebab, SYD berjanji akan mengembalikan uang dengan dengan jaminan sementara sebuah sertifikat tanah milik saudaranya

Baca juga: Sengketa Tanah Warisan di Satreyan Memanas, Ahli Waris Tempuh Jalur Hukum

Kemudian, kasus yang ke dua membawa kabur mobil Xenia milik Sanusi warga Desa Alasnyiur Kecamatan Besuk. Kasus ini juga tidak berlanjut ke ranah hukum karena, SYD mengembalikan unit pasa pemiliknya setelah viral di beberapa pemberitaan media online dan media sosial lainnya. 

Setelah itu, makan korban lagi. Kali ini orang Desa Bucor Wetan Kecamatan Pakuniran. Modusnya hampir sama yaitu menggadaikan mobil rental jenis BRV senilai 40 juta dan untuk kasus ini informasinya sudah lapor pada Polsek setempat dan SYD pada senen (19/1) sudah dipanggil untuk dimintai keterangannya.

Baca juga: Diduga Terseret Kasus Pelecehan dan Tindak Kekerasan Seksual, Oknum Ketua PCNU Kraksaan Presiden GAPKM Angkat Bicara

Info terahir, setelah warga Bucor Wetan SYD diduga membawa kabur sepeda motor jenis Vario milik warga Sumber Kembar Kecamatan Pakuniran. 

"Berkedok lembaga Swadaya masyarakat (LSM) SYD terus bergerilya mencari korban makanya, jika ada pelaporan kepada APH kami selaku  masyarakat berharap agar segera diproses secara hukum sebab, ulah SYD sudah termasuk meresahkan masyarakat", kata salah satu warga Pakuniran (20/1) yang tidak mau disebut namanya. 

Baca juga: Dugaan Siswa Ditahan Ikut Ujian Karena Tunggakan, Dunia Pendidikan Probolinggo Tuai Sorotan

"Jika tidak diberi pelajaran maka oknum ini tidak akan berhenti melakukan tipu menipu", tambahnya.

Redaksi

Editor : Badwi

Kriminal
Berita Populer
Berita Terbaru