Berita-compasnews.com || Tangerang Selatan – Menanggapi peringatan dini BMKG terkait tingginya curah hujan di awal tahun, Korem 052/Wijayakrama bersinergi dengan PT Agrinas Pangan Nusantara menggelar aksi nyata bertajuk Karya Bhakti Sosial "Aksi Bersih Lingkungan". Kegiatan yang dipusatkan di wilayah Kota Tangerang Selatan pada Sabtu (31/1/2026) ini bertujuan untuk memitigasi risiko banjir akibat sumbatan sampah di saluran air.
Acara dimulai dengan Apel Gelar Pasukan di Lapangan Sunburst BSD yang dipimpin langsung oleh Komandan Korem (Danrem) 052/Wkr, Brigjen TNI Faisal Rizal, S.I.P. Sebanyak 1.000 personel gabungan dari unsur TNI, Polri, Pemerintah Kota Tangerang Selatan, hingga organisasi kepemudaan dikerahkan untuk memastikan cakupan pembersihan yang luas dan efektif di titik-titik rawan.
Baca juga: Peringati 1 Muharam 1448 H, Korem 052/Wijayakrama Gaungkan Semangat Perubahan Menuju Indonesia Maju
Dalam amanatnya, Brigjen TNI Faisal Rizal menekankan bahwa aksi ini merupakan respons cepat terhadap kondisi cuaca ekstrem yang melanda wilayah Jabodetabek. Beliau menegaskan bahwa tumpukan sampah di saluran air menjadi ancaman utama saat intensitas hujan meningkat, sehingga diperlukan langkah preventif agar bencana banjir dapat ditekan semaksimal mungkin.
Selain pembersihan fisik, Danrem juga menyoroti pentingnya solusi jangka panjang seperti penerapan lubang biopori. Menurutnya, metode biopori yang telah diuji di wilayah Tangerang dan Jakarta Barat terbukti efektif tidak hanya dalam mengelola sampah organik, tetapi juga dalam meningkatkan daya serap tanah terhadap air hujan, sehingga mengurangi volume genangan di permukaan.
Wali Kota Tangerang Selatan, Drs. H. Benyamin Davnie, yang hadir dalam kegiatan tersebut memberikan apresiasi mendalam atas inisiatif TNI. Beliau mengakui bahwa keterbatasan tempat pembuangan sampah yang memadai di Tangsel memerlukan kerja sama kolektif. Ia berharap aksi ini menjadi momentum edukasi bagi warga agar lebih disiplin dalam menjaga kebersihan lingkungan secara mandiri.
Pembersihan ini menyasar lima titik strategis yang dikenal memiliki mobilitas tinggi dan rawan sampah, meliputi Pasar BSD Serpong, Jalan Raya Serpong, Pasar Ciputat, Pasar Jombang, dan Pasar Cimanggis. Pemilihan lokasi pasar menjadi prioritas karena volume sampah harian di area tersebut sangat berpengaruh terhadap kelancaran drainase kota.
Baca juga: Kodim 0506/Tgr Ajak Warga Aktif Berpatroli dan Siskamling Jaga Keamanan Wilayah.
Untuk mendukung operasional, sebanyak 30 unit truk sampah disiagakan untuk mengangkut seluruh limbah yang terkumpul menuju TPPA Cilowong, Kota Serang. Tidak hanya mengangkut sampah, petugas juga memasang banner imbauan di lokasi-lokasi rawan pembuangan sampah liar sebagai upaya preventif guna menjaga konsistensi kebersihan pasca-kegiatan.
Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara, Joawo Angelo De Saosa Mota, menutup rangkaian kegiatan dengan menyatakan bahwa dukungan sektor swasta merupakan bentuk tanggung jawab sosial terhadap peradaban. Kegiatan yang berlangsung kondusif hingga siang hari ini diharapkan mampu membangkitkan semangat gotong royong masyarakat dalam menghadapi tantangan iklim di masa depan.
Editor : Taufik