Berita-compasnews.com || Sampang – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sampang bergerak cepat merespons laporan masyarakat terkait adanya warga lanjut usia (lansia) yang tertimpa musibah rumah roboh. Pada Senin (09/02/2026) siang sekitar pukul 13:30 WIB, tim gabungan langsung turun ke lokasi untuk memberikan bantuan darurat kepada para korban di Jalan Rajawali 1, Kelurahan Karang Dalam.
Kejadian ini menimpa empat orang lansia perempuan, yakni Wakiah (64), Tobiyah (67), Timah (63), dan Juhairiyah (62). Keempatnya merupakan warga kurang mampu yang menggantungkan hidup sehari-hari dengan mencari barang rongsokan. Kondisi mereka sangat memprihatinkan karena rumah yang selama ini menjadi tempat berteduh sudah tidak layak huni dan roboh.
Baca juga: Si jago Merah Mengamuk, Toko Onderdil Sepeda di Sampang Ludes Terbakar
Sebelum adanya intervensi dari pemerintah daerah, para lansia ini dilaporkan terpaksa tidur di antara tumpukan barang bekas yang mereka kumpulkan. Laporan dari tokoh warga setempat menjadi pintu masuk bagi BPBD untuk segera melakukan validasi lapangan dan memastikan kondisi kesehatan serta keselamatan para lansia tersebut.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Sampang, Fajar Arif, melalui Kasi Kedaruratan dan Logistik memimpin langsung jalannya penyaluran bantuan ini. Kehadiran tim BPBD di lokasi juga didampingi oleh Lurah Karang Dalam beserta perangkat kelurahan untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan diterima langsung oleh para korban.
Baca juga: Sempat Hilang Sehari, Lansia di Kedungdung Ditemukan Selamat di Pinggir Sungai Daleman
Adapun bantuan logistik yang diserahkan meliputi kebutuhan dasar untuk mendukung keberlangsungan hidup para lansia. Paket bantuan terdiri dari 3 unit kasur, 3 lembar matras, 3 helai selimut, serta 3 paket sembako dan paket khusus lansia. Bantuan ini diharapkan dapat memberikan kenyamanan tidur yang lebih layak bagi mereka.
Selain perlengkapan tidur dan pangan, BPBD juga memberikan dukungan sarana memasak berupa 2 unit kompor, 2 dus perlengkapan memasak, serta 2 dus perlengkapan makan. Tak hanya itu, untuk menjaga stamina dan kesehatan para korban di tengah kondisi yang sulit, diserahkan pula 12 paket tambahan gizi.
Baca juga: Bocah 8 Tahun Tenggelam di Sungai Tambaan Sampang, Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian Intensif
Kalaksa BPBD Sampang, Fajar Arif, menyampaikan bahwa aksi ini merupakan bentuk nyata kehadiran negara dan pemerintah daerah saat warga mengalami musibah."BPBD berkomitmen untuk selalu siaga menerima laporan kebencanaan dari masyarakat guna meminimalisir dampak sosial yang ditimbulkan."jelasnya.
Apresiasi juga diberikan kepada warga dan tokoh masyarakat yang peduli melaporkan kondisi ini. Kolaborasi antara warga, kelurahan, dan BPBD diharapkan terus terjalin kuat agar penanganan masalah kemanusiaan di wilayah Kabupaten Sampang dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan tuntas.
Editor : Taufik