Dandim Gianyar Tinjau Pembangunan Jembatan Garuda, Perkuat Konektivitas Warga Blahbatuh

Reporter : Badwi

Berita-compasnews.com, Gianyar. Bali - Komitmen TNI AD dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur untuk kesejahteraan masyarakat kembali diwujudkan Kodim 1616/Gianyar melalui pembangunan Jembatan Garuda Tahap IV yang menghubungkan Desa Adat Saba dengan Adegan, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar. Rabu (13/5/2026) 

Sebagai bentuk dukungan terhadap program strategis pemerintah, Dandim 1616/Gianyar Letkol Kav Rizal Wijaya, S.H., M.I.P., turun langsung meninjau progres pengerjaan jembatan yang memiliki panjang 10 meter dan lebar 3 meter tersebut. Kehadiran Dandim di lokasi tidak hanya untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai rencana, namun juga memberikan motivasi dan arahan kepada personel serta para pekerja di lapangan.

Baca juga: Nobar Piala Dunia 2026, Kodim 1616/Gianyar Pererat Silaturahmi dan Kemanunggalan TNI Bersama Rakyat

Memasuki hari ketiga pengerjaan, progres pembangunan telah mencapai sekitar 1,75 persen. Tahapan pekerjaan yang telah dilaksanakan meliputi pembuatan landasan dan perataan lahan untuk pemasangan bouwplank di sisi barat dan timur, pengukuran serta pemasangan bouwplank, hingga penggalian pondasi cakar ayam atau foot plate.

Dalam peninjauannya, Dandim juga melaksanakan koordinasi sekaligus memberikan arahan terkait mekanisme pengerjaan kepada personel yang terlibat. Untuk sementara, pengerjaan didukung oleh lima personel TNI dan satu operator alat di lapangan.

Baca juga: Jaga Harmoni Spiritual dan Adat, PSN Kordes Desa Sidan Resmi Dilantik Untuk Masa Bhakti 2026-2031 

Cuaca yang cerah dan mendukung menjadi faktor penting sehingga proses pembangunan dapat berjalan lancar sesuai target yang telah direncanakan. Sementara itu, agenda pekerjaan pada Kamis, 14 Mei 2026 direncanakan memasuki tahap pabrikasi besi cakar ayam atau foot plate sebagai bagian dari penguatan pondasi utama jembatan.

Selain progres pengerjaan, kesiapan material juga terus dipastikan. Sejumlah material utama yang telah tersedia di lokasi antara lain dua truk pasir, satu truk batu, satu truk koral serta tiga batang besi WF 250 dengan panjang masing-masing 12 meter.

Baca juga: Kodim 1616/Gianyar Siap Sukseskan Program Koperasi Merah Putih Demi Kesejahteraan Rakyat

Tak hanya itu, berbagai material penunjang tambahan juga telah disiapkan guna mendukung kelancaran pembangunan, di antaranya selang waterpass, paku, benang nilon, palu, gergaji kayu, kayu mahoni, besi SNI ukuran 8 mm dan 13 mm ulir, hingga bendrat.

Red/Daeng

Editor : Badwi

Kriminal
Berita Populer
Berita Terbaru