BeritaKompas.com, MALANG - Kasus dugaan penipuan yang dialami oleh Tenaga Kerja Wanita (TKW) berinisial WT asal Malang, Jawa Timur, merupakan salah satu contoh kasus penipuan bermodus romance scam yang kerap terjadi di media sosial. Modus penipuan ini biasanya dilakukan dengan cara pelaku membangun hubungan asmara dengan korbannya terlebih dahulu, sebelum akhirnya meminta uang dengan alasan yang mendesak.
Dalam kasus ini, WT mengaku telah mengenal Dariaman selama beberapa bulan melalui aplikasi TikTok. Dariaman mengaku bernama asli Dariaman dan warga Desa Bambang, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang. Dia juga mengaku sedang membutuhkan uang untuk membayar sebidang tanah.
“Awalnya kenal di Tiktok dan minta nomor telepon saya, setelah saling kenal akrab Dariaman minta tolong katanya butuh uang mendadak dan bertanya jika saya punya simpanan uang, disuruh kirim ke ATM nya mau dipakai dulu buat bayar sebidang tanah. Saya anggap kita saling kenal baik, dan saya orangnya paling gak bisa untuk berbohong, ya saya bilang ada buat renovasi rumah, saat itu juga disuruh transfer ke nomor rekeningnya dan berjanji akan segera mengembalikan dengan tepat waktu," jelasnya, saat dikonfirmasi melalui via telepon, Sabtu (11/11/23).WT yang merasa percaya dengan Dariaman, akhirnya mengirimkan uang sebesar Rp 25 juta. Namun, Dariaman tidak kunjung mengembalikan uang tersebut. Bahkan, dia juga berusaha menghilangkan jejak dengan menonaktifkan handphonenya.
“Ternyata kebaikannya selama ini hanya untuk memuluskan rencananya mungkin, sebelum saya transfer uang itu, Dariaman sempat bilang ke saya mas, jika renovasi rumah akan dilaksanakan uang langsung saya kembalikan. Dan masalah material tenang saja, nanti saya kirimi pasir, batu, dan koral gratis gak usah bayar, sebagai bentuk ucapan terima kasih saya,” ujarnya menirukan ucapan Dariaman.Sementara itu Dariaman saat ditemui tim awak media dirumah sepupunya berinisial TTK diwilayah Dusun Patuk, Kecamatan Wajak, Malang, sekira hari Sabtu (28/10/2023). Pihaknya mengakui jika memakai uang WT Rp 25 juta untuk membayar tanah. Dirinya beralasan berani minta kiriman uang pada WT karena saat itu butuh tambahan dana untuk bayar tanah. Selain itu karena sudah saling kenal akrab dan tidak ada niatan untuk menipu serta mau tanggung jawab untuk mengembalikan uang tersebut.
“Betul, saat itu saya butuh uang buat bayar tanah mas kurang. Maka saya telpon WT tanya uang, dan kebetulan ada, lalu saya suruh transfer mas. Saya memang salah gak bisa tepati janji, kembalikan uangnya tepat waktu. Tapi saya gak ada niat untuk menipu dia (WT), cuma saya ini masih usaha, semoga lekas beres mas, takutnya sampai ketahuan istri saya,” kilah Dariaman.WT yang merasa dirugikan, akhirnya akan melaporkan kasus ini ke pihak yang berwajib. Dia juga telah mengumpulkan bukti-bukti percakapannya dengan Dariaman, termasuk bukti transfer uang.
Kasus dugaan penipuan yang dialami oleh TKW asal Malang ini merupakan peringatan bagi kita semua untuk berhati-hati dalam menggunakan media sosial. Kita harus selalu waspada terhadap penipuan yang dapat terjadi di media sosial, terutama dari orang yang baru dikenal.
(Reagan)
Editor : Reagan