Beritakompas.com, Pandeglang - Keresahan masyarakat cibaliung, cibitung dan sumur belum terobati pasalnya banyak masyarakat yang dirawat di beberapa puskesmas perawatan, Rumah sakit pemerintah dan swasta korban berjatuhan akibat diduga penyakit DBD (Demam Berdarah) cukup meresahkan masyarakat lain disekitarnya. Hasil penelusuran pihak media diantara penanggulangan DBD hampir 70 persen di setiap rumah sakit ada yang terkena diduga penyakit tersebut diantaranya RSUD PANDEGLANG .RSUD ALINDA.RSUD SERANG . Terpantau 40 hingga 70 persen terserang diduga DBD adalah wilayah desa cibaliung .Cibitung. serta sumur.
Namun sangat disayangkan tindakan pihak kesehatan atau puskesmas hanya diam dan tak terlihat sidak atau melakukan poging (penyemprotan) hingga korban berjatuhan makin bertambah banyak.
Baca juga: Cegah Demam Berdarah, Polres Gresik Gelar Fogging Serentak
Saat keadaan genting ini pihak media mencoba menghubungi kepala puskesmas cigeulis, cibaliung, cibitung, sumur dimana awak media sulit untuk mengkonfirmasi bahkan melalui by phone pun sulit pula dihubungi padahal abdi masyarakyat adalah melayani masyarakyat baik tindakan maupun keterangan, dan sampai saat ini belum ada penjelasan dari pihak puskesmas terkait. Adapun kepala UPT Puskesmas cimanggu ada respon saat dihubungi, dimananbeliau menyatakan belum ada kasus positif DBD hasil pemeriksaan laboratorium melalui program DBD puskesmas, ada juga demam dengu (DD) terangnya.Kenapa dan ada apa kendala kepala upt lainnya hingga tidak ada respon dan upaya penjelasan apalagi kalau harus dilakukan Fogging.
Dan kepada pihak kepala dinas kesehatan Pandeglang atau pemerintah daerah sekiranya merespon terbitnya berita ini guna bisa mengambil langkah cepat untuk fogging disetiap titik yang terkena DBD bila diperlukan.
(METIK)
Editor : Badwi