Sabtu, 27 Jun 2026 00:24 WIB

Kades Paguan Buka-bukaan Terkait Isu Penggunaan Dana Desa Yang Diduga Fiktif

Bondowoso| Berita-compasnews. Com - Isu terkait adanya Pekerjaan pengeboran yang fiktif di Dusun Krajan Desa Paguan Kec. Taman Krocok mendapat kecaman dari berbagai pihak, salah satunya yakni Kepala Desa Paguan Yakni, Edy.

Pasalnya, pekerjaan pengeboran di Dusun Krajan Desa Paguan yang sumber Dananya berasal dari Dana Desa tahun 2024 tersebut telah dilaksanakan, namun adanya kendala berupa faktor alam sehingga saat ini masih dalam proses pengerjaan.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Desa Paguan, Edy saat dikonfirmasi oleh Media ini selasa (14/01/2025), merasa keberatan dengan adanya berita terkait Pengeboran Desa Paguan Tahun Anggaran 2024 Diduga Fiktif.

[caption id="attachment_54900" align="aligncenter" width="720"] Proses Pengeboran dari Dana Desa tahun 2024 yang sempat di isukan Fiktif (foto dok bam"s)[/caption]

Bahasa Fiktif menurut ahli tata bahsa adalah pekerjaan yang tidak nyata (tidak ada) atau hoaks, Pekerjaan fiktif merupakan bagian dari praktik penipuan yang ada unsur pidananya, bahkan tidak hanya dirinya yang merasa Risih dengan isu tersebut, pihak manapun juga akan merasakan hal yang sama apabila diisukan seperti itu.

"Prihal pengeboran di Dusun Krajan sudah terlaksana sesuai dengan RKPDes tahun 2024, akan tetapi pada saat pelaksanaan ketatap batu yang sulit untuk tembus, bahkan mata bornya sempat patah sehingga Kami berinisiatif pindah lokasi, kemudian terjadi hal serupa saat pindah lokasi dan Kami tetap berupaya semaksimal mungkin dalam pekerjaan tersebut dan tidak akan mangkrak, tetap berusaha hingga selesai karena ini menyangkut program Dana Desa,"ujarnya.

Semisal gagal menurutnya, akan disilpakan sesuai dengan juknis tentang penggunaan Dana Desa.

"Ingat,, Akan, Akan disilpakan bukan Sudah disilpakan, dan Kami meminta kepada semua pihak khususnya yang berkompeten agar jangan menjustice sesuatu yang belum tentu kebenarannya,"ucap Edy.

Senada dengan yang di katakan oleh Camat Taman Krocok, Edy Mulyono, bahwa pekerjaan pengeboran di Desa Paguan tersebut tidak fiktif, akan tetapi terkendala akan adanya hambatan berupa batu.

"Dan Kami menyarankan pada saat monev (Monitoring dan Evaluasi) di Desa Paguan pada Bulan Desember 2024 agar terus diupayakan pengeboran tersebut dengan cara pindah lokasi sampai betul-betul menemukan sumber mata air yang sesuai harapan,"tuturnya berharap persoalan yang ada di Desa Paguan segera terselesaikan termasuk prihal pengeboran.

Reporter : Bam " s

Editor : Bambang