BERITACOMPASNEWS.COM || SAMPANG — Dugaan aksi penganiayaan berat menimpa seorang perempuan asal Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, yang diduga dipicu oleh perselisihan hubungan asmara pada Selasa (11/8/2026).
Berdasarkan keterangan seorang saksi setempat yang meminta identitasnya dirahasiakan, insiden kekerasan ini bermula dari persoalan komunikasi antara korban dengan mantan kekasihnya yang kini telah berstatus menikah.
“Persoalan ini dipicu karena percakapan pesan antara korban dan mantan kekasihnya diketahui oleh istri sah pria tersebut, hingga akhirnya situasi memanas,” katanya.
Saksi menjelaskan lebih lanjut bahwa setelah percakapan tersebut terbongkar, korban kemudian dijemput oleh seseorang dan diajak menuju ke sebuah rumah yang menjadi lokasi terjadinya aksi kekerasan fisik.
“Korban diajak ke salah satu rumah. Setelah sampai, terjadi penyiksaan. Bahkan alat kelaminnya diolesi cabai,” ungkapnya.
Saksi juga menambahkan mengenai terduga pelaku yang melakukan tindakan penganiayaan kejam tersebut di lokasi kejadian.
“Dugaan kuat pelaku yang melakukan tindakan kekerasan terhadap korban merupakan ibu mertua dari pria yang pernah menjalin hubungan dengan korban,” ujarnya.
Atas peristiwa memprihatinkan tersebut, saksi berharap aparat penegak hukum dari Polres Sampang dapat segera mengusut tuntas kasus ini agar korban mendapatkan kepastian hukum serta perlindungan yang layak.
Editor : Taufik