Kamis, 25 Jun 2026 19:45 WIB

Hujan Intensitas Sedang hingga Tinggi Menyebabkan Banjir di Sampang

Berita-compasnews.com | Sampang Banjir melanda tiga desa di Kecamatan Jrengik, Kabupaten Sampang, Jawa Timur, pada Selasa, 19 Agustus 2025, akibat hujan intensitas sedang hingga tinggi. Desa-desa yang terdampak adalah Desa Margantoko, Desa Majengan, dan Desa Panyepen.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sampang melaporkan bahwa banjir disebabkan oleh luapan air sungai yang mengalir ke jalan dan rumah warga. Ketinggian air bervariasi, mulai dari 30 cm hingga 45 cm, di beberapa dusun.

Di Desa Margantoko, ketinggian air mencapai 30 cm, dengan dua dusun yang terdampak, yaitu Dusun Gandi dan Dusun Manis. Jumlah keluarga yang terdampak adalah 20 KK di Dusun Gandi dan 60 KK di Dusun Manis.

Sementara itu, di Desa Majengan, ketinggian air mencapai 45 cm, dengan dua dusun yang terdampak, yaitu Dusun Tekalong dan Dusun Lembung. Jumlah keluarga yang terdampak adalah 20 KK di Dusun Tekalong dan 5 KK di Dusun Lembung.

Upaya penanganan telah dilakukan oleh BPBD Sampang dan pihak terkait, termasuk pengecekan ketinggian air dan pendistribusian logistik kepada warga terdampak. Logistik yang disalurkan meliputi tambahan gizi, makanan siap saji, dan lauk-pauk.

Kondisi terkini di Kabupaten Sampang terpantau aman, dengan cuaca cerah dan banjir yang berangsur surut. Pihak berwenang terus memantau situasi dan melakukan upaya penanganan untuk memastikan keselamatan warga.

Kalaksa BPBD Candra romadhani amin, ST, MM, melalui Kasi kedaruratan dan logistikMohammad Hozin, S.Sos, M.SI  menjelaskan , Bencana banjir seperti ini memang sering terjadi di beberapa wilayah Indonesia, terutama saat musim hujan. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat bahwa bencana hidrometeorologi basah seperti banjir dan angin kencang masih terjadi di beberapa wilayah Indonesia."jelasnya

Warga yang terdampak banjir dapat menghubungi nomor darurat 081703224440 untuk mendapatkan bantuan dan informasi lebih lanjut. Pihak berwenang diharapkan dapat terus memantau situasi dan melakukan upaya penanganan untuk memastikan keselamatan warga.

Taufik Kabiro 

Editor : Taufik