Berita-compasnews.com || Sampang - Hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, sekitar pukul 16.38 WIB. Bencana alam ini mengakibatkan kerusakan signifikan pada puluhan rumah warga dan fasilitas pendidikan. Selasa (16/12/2025)
Laporan situasi terkini yang diterima pada Selasa (16/12) pukul 15.35 WIB menyebutkan bahwa upaya penanganan darurat, termasuk asesmen dan evakuasi, masih terus berlangsung.
Dua lokasi utama terdampak parah dalam insiden ini adalah SMPN 1 Camplong di Desa Dharma Camplong serta area perumahan di Dusun Pesisir Timur dan Barat, Desa Dharma Camplong. Kerusakan meluas di wilayah tersebut, dengan banyak atap rumah warga yang terlepas dan sejumlah pohon besar tumbang menimpa bangunan.
Bencana ini dipicu oleh cuaca ekstrem berupa hujan intensitas tinggi yang disertai hembusan angin yang sangat kuat pada sore hari. Angin kencang tersebut langsung merusak struktur atap rumah warga.
Sementara itu, sejumlah pohon jenis Cemara, Trembesi, dan Glodokan Tiang berdiameter besar ikut tumbang, menimpa bangunan sekolah. Di SMPN 1 Camplong, pohon tumbang dilaporkan merusak atap Ruang BK, Ruang OSIS, Lab IPA 1 dan 2, Mushola, serta Kelas 8.
Data sementara yang dihimpun tim BPBD menunjukkan total 60 rumah warga mengalami kerusakan di Dusun Pesisir Timur dan Barat. Sebanyak 13 rumah dikategorikan mengalami rusak sedang, sedangkan 47 rumah lainnya mengalami rusak ringan. Kerusakan ini mayoritas berupa atap yang terlepas atau hancur, memerlukan penanganan segera untuk melindungi pemilik rumah dari cuaca.
Selain kerugian material, bencana ini juga menimbulkan korban luka ringan. Korban teridentifikasi bernama Moh. Holil (50 tahun), warga Dusun Pesisir Timur, yang mengalami luka ringan. Total enam pohon berdiameter antara 20 cm hingga 50 cm dilaporkan tumbang dan telah menjadi fokus utama evakuasi.
Penanganan bencana ini dikoordinasikan langsung oleh Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Sampang melalui Kasi Kedaruratan dan Logistik, Mohammad Hozin. Upaya di lapangan melibatkan tim gabungan dari BPBD Sampang, AGISENA BPBD Jatim, PJ Desa Dharma Camplong, pihak Guru SMPN 1 Camplong, dan warga
"Tindakan cepat diambil oleh tim gabungan dengan berkoordinasi dengan pihak terkait. Fokus utama upaya saat ini adalah melakukan evakuasi dan pembersihan pohon tumbang yang mengancam keselamatan dan menghalangi akses. Selain itu, asesmen detail ke lokasi rumah warga yang terdampak juga dilakukan untuk memetakan kebutuhan bantuan logistik dan rencana rehabilitasi."jelasnya
Hingga laporan ini dibuat, cuaca di wilayah Kabupaten Sampang terpantau berawan, mendukung kelancaran proses penanganan. Meskipun demikian, evakuasi pohon tumbang dan pembersihan material masih terus berlangsung dan belum sepenuhnya selesai. Pihak BPBD mengimbau masyarakat untuk tetap waspada mengingat kondisi cuaca yang sewaktu-waktu dapat berubah.
Editor : Taufik