Sabtu, 27 Jun 2026 23:25 WIB

BNNK Bengkayang Rilis Capaian Akhir Tahun 2025: Perkuat Sinergi P4GN di Wilayah Perbatasan

Berita-compasnews.com,Bengkayang,Kalbar//Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Bengkayang menggelar Press Release Akhir Tahun 2025 pada Selasa (23/12/2025).

Mengusung tema "Sinergi, Kolaborasi dan Inovasi Dalam War On Drugs For Humanity", BNNK Bengkayang memaparkan keberhasilan dalam menekan angka peredaran dan penyalahgunaan narkoba di wilayah Kabupaten Bengkayang sepanjang tahun 2025.

Kepala BNNK Bengkayang, Wahyu Kurniawan, menegaskan bahwa fokus utama tahun ini adalah penguatan ketahanan masyarakat, terutama di wilayah pesisir dan perbatasan yang menjadi jalur rawan peredaran gelap narkotika.

1. Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M)

BNNK Bengkayang berhasil menjangkau 21.070 orang melalui program pembangunan ketahanan diri remaja dan keluarga. Beberapa capaian signifikan di bidang ini meliputi:

Desa Bersinar: Penetapan 122 Desa dan 2 Kelurahan sebagai wilayah "Bersih Narkoba" (Bersinar) melalui SK Bupati Bengkayang No. 193/BAKESBANGPOL/TAHUN 2025.

Keluarga Bersinar: Program khusus yang menjangkau 20 orang tua dan 20 anak di Wilayah Pesisir Desa Karimunting.

Relawan & Penggiat:

Pembentukan 50 relawan anti narkoba dan pelatihan bagi 50 Penggiat P4GN di lingkungan masyarakat dan pendidikan.

Deteksi Dini: Pelaksanaan tes urine terhadap 258 orang di berbagai sektor, dengan hasil 4 sampel (1,55%) terindikasi positif dan telah diarahkan untuk rehabilitasi.

2. Bidang Rehabilitasi

Sepanjang tahun 2025, Seksi Rehabilitasi BNNK Bengkayang telah menangani 30 pasien (29 laki-laki, 1 perempuan).

Metode: 25 klien melalui program rawat jalan dan 5 klien melalui Intervensi Berbasis Masyarakat (IBM).

Profil Pengguna: Rentang usia 13 hingga 48 tahun, dengan mayoritas pekerjaan sebagai Wiraswasta (12 orang) dan Pelajar/Mahasiswa (12 orang).

Jenis Narkoba: 

Mayoritas menggunakan Methamphetamine (sabu) sebanyak 27 orang dan alkohol 3 orang.

Layanan SKHPN: 

Telah diterbitkan 523 Surat Keterangan Hasil Pemeriksaan Narkotika (SKHPN) melalui Mal Pelayanan Publik (MPP) dan Klinik Pratama Sebalo.

3. Pemberantasan

Melalui Tim Asesmen Terpadu (TAT), BNNK Bengkayang telah menangani 4 klien (seluruhnya laki-laki) dalam rentang usia 21–48 tahun. Upaya ini dilakukan untuk memastikan penanganan hukum yang tepat bagi penyalahguna narkotika dengan tetap mengedepankan aspek rehabilitatif.

Inovasi dan Komitmen ke Depan

BNNK Bengkayang juga memperkenalkan inovasi layanan rehabilitasi bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Rutan Kelas IIB Bengkayang melalui kegiatan sosialisasi dan konseling kelompok.

Dalam penutupnya, Wahyu Kurniawan menekankan bahwa tantangan ke depan semakin kompleks dengan munculnya jenis narkotika baru atau New Psychoactive Substances (NPS).

"Kami berkomitmen untuk terus mengelola kawasan rawan narkoba secara linier dan berkelanjutan. Ini adalah kontribusi nyata kami dalam mendukung pembangunan SDM unggul menuju Indonesia Emas 2045," pungkasnya.

Acara ditutup dengan pesan kuat melalui pantun yang mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak ragu dalam melawan narkoba demi menyelamatkan generasi negeri.

Editor : Kusnadi