Berita-compasnews.com || Sampang – Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyalurkan santunan duka cita kepada tiga keluarga ahli waris korban bencana di Kabupaten Sampang. Penyerahan bantuan ini dilaksanakan sekitar pukul 13.30 WIB. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian nyata dari Gubernur Jawa Timur terhadap warga yang tertimpa musibah fatal di awal tahun ini. Rabu (7/01/2025)
Prosesi penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh jajaran Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Provinsi Jawa Timur. Dalam pelaksanaannya, tim provinsi didampingi oleh Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sampang bersama Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik, Muhammad Hozin. Kehadiran para pejabat ini dimaksudkan untuk memberikan dukungan moril secara langsung kepada keluarga yang ditinggalkan.
Penerima santunan pertama adalah keluarga dari almarhum Firmansyah, warga Desa Daleman, Kecamatan Kedungdung, yang meninggal dunia akibat tersambar petir. Peristiwa tersebut menjadi pengingat akan kerentanan cuaca ekstrem yang sering terjadi di wilayah Madura. Santunan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban finansial keluarga yang ditinggalkan secara mendadak.
Selain korban cuaca ekstrem, santunan juga diberikan kepada ahli waris Moh. Nasiruddin Adrai, warga Desa Panggung, Kecamatan Kedungdung. Almarhum dilaporkan meninggal dunia akibat insiden tenggelam di kawasan Bukit Jeddih. Penyerahan dilakukan dengan penuh khidmat sebagai bentuk belasungkawa mendalam dari jajaran pemerintah daerah maupun provinsi.
Penerima bantuan ketiga adalah keluarga dari almarhum Moh. Gibran Alvian Mahrus, yang beralamat di Jalan Kamboja, Kelurahan Dalpenang, Kecamatan Sampang. Remaja malang ini menjadi korban dalam insiden tenggelam di aliran Kali Kamoning. Perwakilan keluarga menyambut kedatangan tim BPBD dengan haru saat menerima santunan duka cita tersebut di kediamannya.
Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Sampang, Muhammad Hozin, menjelaskan bahwa kehadiran BPBD Sampang dalam kegiatan ini adalah untuk mendampingi penyaluran bantuan agar tepat sasaran. Menurutnya,"Sinergi antara pemerintah kabupaten dan provinsi sangat krusial dalam percepatan penanganan dampak bencana, baik yang bersifat fisik maupun bantuan sosial bagi korban."jelasnya
Muhammad Hozin menambahkan bahwa santunan duka cita ini merupakan amanah langsung dari Gubernur Jawa Timur sebagai wujud kehadiran negara di tengah kesulitan warga. Pihaknya berharap bantuan ini dapat bermanfaat bagi para ahli waris untuk kebutuhan mendesak pasca-musibah. Pihak BPBD juga terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat yang terdampak bencana.
"Di sisi lain, kondisi cuaca di wilayah Kabupaten Sampang pada saat penyaluran bantuan terpantau cerah berawan. Meski demikian, masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi, mengingat cuaca dapat berubah sewaktu-waktu. Penyerahan santunan pun berakhir dengan lancar dan tertib di lokasi-lokasi yang telah ditentukan."pungkasnya
Editor : Taufik