Kamis, 25 Jun 2026 07:49 WIB

Pagar PT KAI Royal Panjang 10 Meter Roboh di Jakarta Barat, Bhabinkamtibmas Bersama Pawas dan Tiga Pilar Pantau Perapiha

Foto: Pagar PT KAI Royal Panjang 10 Meter Roboh di Jakarta Barat,
Foto: Pagar PT KAI Royal Panjang 10 Meter Roboh di Jakarta Barat,

Berita-compasnews.com || Jakarta - Kawasan Jalan Bandengan Utara III, RT.013 RW.010 Kelurahan Pekojan, Kecamatan Jakarta Barat menjadi lokasi kejadian pagar milik PT KAI Royal yang roboh mendadak. Peristiwa ini menyebabkan lima unit kendaraan sepeda motor tertimpa, sebagian di antaranya masih belum dapat diidentifikasi pemiliknya.
 
Dalam upaya menangani situasi tersebut dengan cepat dan terkoordinasi, Bhabinkamtibmas Kelurahan Pekojan Aiptu Dede Sugiono bersama dengan Kepala Polisi Pamong Praja (Pawas) Polsek Tambora Kelurahan Binaan (Kapolaubsektor) Jalan Kopi Iptu Iwan Gunawan S.H, serta unsur Tiga Pilar Pekojan melaksanakan pemantauan langsung terhadap proses perapihan dan penanganan pasca kejadian.
 
"Dalam pemeriksaan awal, pagar yang roboh memiliki dimensi panjang sekitar 10 meter dan lebar 4 meter. Kejadian ini terjadi pada pagi hari dan segera diketahui oleh masyarakat sekitar yang kemudian melaporkan kepada pihak berwenang," ujar Aiptu Dede Sugiono saat ditemui di lokasi kejadian.
 
Sebanyak lima unit kendaraan sepeda motor mengalami kerusakan setelah tertimpa material pagar yang roboh. Adapun rincian kendaraan yang terkena dampak adalah sebagai berikut:
 
1. Yamaha Fino dengan plat nomor B 4507 UFS (pemilik belum dapat diidentifikasi hingga saat ini)
2. Yamaha Jupiter plat B 6410 BKL milik Bapak Suhadi
3. Yamaha Mio plat B 4977 BLM milik Bapak Suhadi
4. Honda Revo plat B 3753 TBN milik Bapak Suhadi
5. Yamaha Mio plat B 3288 UDY (pemilik masih dalam proses identifikasi)
 
"Kami telah melakukan pendataan menyeluruh terhadap kendaraan yang tertimpa. Bagi pemilik yang belum teridentifikasi, kami mengimbau untuk segera menghubungi Polsek Tambora atau datang langsung ke lokasi untuk melakukan proses klaim dan pengambilan kendaraan setelah kondisi aman," jelas Iptu Iwan Gunawan S.H selaku Pawas.
 
Proses penanganan pasca robohnya pagar tersebut dilakukan secara bertahap dengan tiga langkah utama yang telah ditetapkan bersama seluruh pihak terkait. Langkah-langkah tersebut adalah:
Pertama, melakukan pembersihan material pagar yang roboh yang menyebar ke permukaan jalan untuk memastikan akses lalu lintas kembali lancar dan menghindari potensi bahaya tambahan bagi masyarakat yang lewat. Kedua, mengamankan material milik PT KAI yang terdiri dari besi rel yang digunakan sebagai struktur pagar, guna mencegah terjadinya penyalahgunaan atau kerusakan lebih lanjut pada aset perusahaan. Ketiga, mengamankan seluruh kendaraan sepeda motor yang tertimpa dan akan menyerahkannya kepada pemilik yang telah teridentifikasi setelah melalui proses verifikasi data dan pemeriksaan kondisi kendaraan.
 
Selain itu, pihak berwenang juga telah merencanakan langkah-langkah berikutnya untuk mencegah terulangnya kejadian serupa di masa depan. Rencana tersebut meliputi pelaksanaan perbaikan tanggul di sekitar lokasi kejadian, pembuatan rancangan ulang struktur rel yang akan digunakan sebagai pagar, serta pemasangan bronjong untuk memperkuat struktur tanah dan mencegah terjadinya gerakan tanah yang berpotensi menyebabkan kerusakan pada infrastruktur sekitar.
 
Turut hadir dalam kegiatan pemantauan dan penanganan perapihan tersebut adalah berbagai unsur terkait, antara lain Aiptu Edi Sutarno (Petugas Intelijen Komunitas/IK), Babinsa Sertu Tri Nurhadi, Petugas Polisi Perumahan dan Permukiman (Pol PP) Fadli, serta tim dari PT KAI yang dipimpin oleh Bapak Djunaedi dengan jumlah personil sebanyak 11 orang. Tidak hanya itu, pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta juga turut memberikan dukungan dengan mengirimkan tim yang dipimpin oleh Bapak Asep berjumlah 2 personil untuk membantu dalam proses penanganan dan evaluasi risiko bencana potensial.
 
"Kami sangat berterima kasih atas kerja sama yang baik dari seluruh pihak terkait, mulai dari PT KAI, BPBD DKI Jakarta, hingga unsur Tiga Pilar yang telah berperan aktif dalam menangani kejadian ini. Kegiatan perapihan dan penanganan secara keseluruhan berjalan dengan aman dan terkendali, tanpa adanya korban jiwa atau luka-luka yang terjadi," ungkap Bapak Djunaedi dari PT KAI.
 
Pihak kepolisian juga mengimbau kepada masyarakat sekitar untuk tetap tenang dan menghindari melakukan aktivitas di sekitar lokasi yang masih dalam proses penanganan hingga seluruh pekerjaan perbaikan selesai dilakukan. Selain itu, bagi masyarakat yang memiliki informasi terkait pemilik kendaraan yang belum teridentifikasi, diminta untuk segera menghubungi pihak berwenang agar proses penanganan dapat diselesaikan dengan cepat dan tepat.

Wawan N 

Editor : Taufik