Kamis, 25 Jun 2026 22:37 WIB

Bumdes "Amanah" Amadanom Studi Tiru ke Ponggok Klaten, PJ Kepala Desa Dorong Pengelolaan Profesional

Berita-CompasNews.com, Malang Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Amanah Desa Amadanom, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang, melaksanakan kegiatan studi tour/studi tiru ke Desa Ponggok, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, pada 4–5 Februari 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pengelolaan Bumdes melalui pembelajaran langsung terhadap desa yang dinilai sukses mengembangkan usaha desa berbasis potensi lokal.

Tupan SE, Pj Kepala Desa Amadanom menegaskan bahwa studi tiru ini merupakan bagian dari upaya serius pemerintah desa dalam memperkuat peran Bumdes sebagai motor penggerak ekonomi masyarakat.

“Kami ingin Bumdes Amanah dikelola secara profesional, transparan, dan berorientasi pada kesejahteraan warga. Ponggok adalah contoh nyata bagaimana Bumdes bisa menjadi tulang punggung ekonomi desa jika dikelola dengan manajemen yang baik dan inovatif,” ujar Tupan SE.

Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar kunjungan, melainkan investasi pengetahuan agar pengelola Bumdes mampu membaca peluang, mengelola risiko, serta membangun kepercayaan publik.

Sementara itu, Direktur Bumdes Amanah Amadanom Mukh. Farihun, S.Pd, M.Pd. menyampaikan bahwa banyak praktik baik yang diperoleh dari Desa Ponggok, mulai dari tata kelola kelembagaan hingga strategi pengembangan unit usaha.

“Kami belajar bagaimana perencanaan usaha disusun secara matang, laporan keuangan dikelola transparan, serta pentingnya melibatkan masyarakat sebagai bagian dari ekosistem usaha desa. Ini menjadi bekal penting bagi kami untuk melakukan pembenahan dan pengembangan Bumdes Amanah,” ungkapnya.

Desa Ponggok sendiri dikenal sebagai desa yang berhasil mengoptimalkan potensi wisata air melalui Bumdes, sehingga mampu meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes) dan membuka lapangan kerja bagi masyarakat setempat. Keberhasilan tersebut menjadi referensi bagi Bumdes Amanah untuk mengembangkan potensi desa secara berkelanjutan dan sesuai karakter lokal Amadanom.

Secara edukatif, kegiatan studi tiru ini sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, yang menempatkan Bumdes sebagai instrumen strategis dalam membangun kemandirian ekonomi desa.

Diharapkan, sepulang dari kegiatan ini, Bumdes Amanah Amadanom mampu mengimplementasikan hasil pembelajaran ke dalam program nyata, menciptakan unit usaha yang produktif, serta memberikan dampak langsung bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat desa.

Editor : Reagan