Minggu, 28 Jun 2026 13:13 WIB

Kemeriahan Daul Combo "Sahur on the Road" di Sampang: Tradisi yang Tetap Dinanti

Caption Foto: Salah satu grup yang mencuri perhatian dalam gelaran tersebut adalah Daul Combo Remaja Putra Suhadak
Caption Foto: Salah satu grup yang mencuri perhatian dalam gelaran tersebut adalah Daul Combo Remaja Putra Suhadak

Berita-compasnews.com || Sampang – Suasana dini hari di jantung Kota Sampang mendadak riuh dengan dentuman perkusi yang khas. Ribuan warga tumpah ruah ke jalanan untuk menyaksikan tradisi musik sahur bertajuk Sahur on the Road (SOTR) Daul Combo pada Minggu (1/3/2026).

Acara yang dimulai sejak pukul 01:00 WIB ini berhasil menyedot perhatian masyarakat dari berbagai penjuru kota yang ingin merasakan langsung euforia musik tradisional Madura.

​Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi pelestarian budaya lokal sekaligus sarana hiburan masyarakat menjelang waktu sahur.

Salah satu grup yang mencuri perhatian dalam gelaran tersebut adalah Daul Combo Remaja Putra Suhadak (RPS). Mengenakan kostum khas dan membawa instrumen lengkap, grup ini tampil energik menyisir rute jalanan protokol di bawah pengawalan ketat petugas keamanan.

​Pihak manajemen grup Daul Combo RPS menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pemerintah daerah dan jajaran kepolisian. Menurut mereka, dukungan dari pihak berwenang sangat krusial agar kegiatan yang melibatkan massa besar ini dapat berjalan tertib tanpa mengurangi nilai seninya. Kehadiran personel kepolisian di titik-titik rawan memberikan rasa aman bagi para peserta maupun penonton yang hadir.

​Fariq, salah satu pemain instrumen harmonika dari grup Daul Combo RPS, mengungkapkan bahwa penampilan ini merupakan momen yang paling ditunggu-tunggu oleh para seniman lokal. Baginya, jalanan bukan sekadar panggung, melainkan tempat terbaik untuk menguji kemahiran bermusik yang telah dilatih selama berbulan-bulan. "Ini adalah ajang kami untuk mengasah seni musik tradisional di hadapan publik," ungkapnya di sela-sela parade.

​Antusiasme warga tidak terbendung meski acara berlangsung di waktu dini hari. Sepanjang rute yang dilalui, masyarakat berdiri berjejer di trotoar, bahkan banyak yang mengabadikan momen tersebut menggunakan ponsel mereka.

Musik Daul Combo yang menggabungkan ketukan perkusi statis dengan melodi harmonika yang dinamis terbukti mampu menciptakan atmosfer kegembiraan yang luar biasa.

Syaiful, atau yang akrab disapa Encer, salah satu warga setempat, mengaku sangat terhibur dengan adanya kegiatan ini. Menurutnya, Sahur on the Road tahun ini terasa lebih spesial karena kualitas musik dan tata visual dari grup-grup peserta semakin berkembang pesat. Ia menilai tradisi ini merupakan identitas Kota Sampang yang harus terus didukung dan dijaga keberlangsungannya.

​Secara teknis, acara berjalan dengan lancar meskipun arus lalu lintas sempat merayap akibat padatnya pengunjung. Koordinasi yang baik antara panitia dan petugas di lapangan memastikan bahwa iring-iringan musik tidak mengganggu akses kendaraan darurat, sehingga esensi hiburan dan ketertiban umum tetap berjalan beriringan secara harmonis.

​Hingga menjelang waktu sahur, semangat para peserta dan penonton tidak surut. Kemeriahan ini membuktikan bahwa musik Daul Combo bukan sekadar pengingat sahur, melainkan simbol kebersamaan dan kebanggaan budaya bagi masyarakat Sampang.

Tradisi ini diharapkan dapat terus digelar secara rutin setiap tahunnya dengan kemasan yang semakin inovatif dan tertata.

Editor : Taufik