Selasa, 23 Jun 2026 07:46 WIB

Misteri Laka Maut di Jembatan Laris Sampang: Mr. X Tewas, Teman dan Motornya Hilang Misterius

Caption Foto: Misteri Laka Maut di Jembatan Laris Sampang: Mr. X Tewas,
Caption Foto: Misteri Laka Maut di Jembatan Laris Sampang: Mr. X Tewas,

Berita-compasnews.com || Sampang - Misteri kecelakaan maut yang menewaskan seorang pemuda tanpa identitas (Mr. X) di sekitar Jembatan Laris, Jalan Wahid Hasyim, Kelurahan Gunung Sekar, Kecamatan/Kabupaten Sampang, terus diselidiki mendalam oleh aparat kepolisian. Insiden tragis yang diduga kuat merupakan kecelakaan tunggal (laka tunggal) ini terjadi pada Jumat dini hari, 15 Mei 2026, sekira pukul 02.30 WIB pasca-hujan deras, namun memicu tanda tanya besar setelah rekan-rekan korban beserta sepeda motor milik korban menghilang misterius dari Tempat Kejadian Perkara (TKP).

​Kapolres Sampang melalui Kasi Humas Polres Sampang, AKP Eko Puji Waluyo, membenarkan bahwa pihak kepolisian telah menerima laporan terkait dugaan kecelakaan mandiri tersebut dan langsung menerjunkan personel gabungan. Ia menjelaskan bahwa saat petugas piket Pamapta dan unit Laka Lantas tiba di lokasi, korban sudah dievakuasi oleh warga sekitar menggunakan mobil ambulans menuju RSUD Kabupaten Sampang, sementara kendaraan yang terlibat kecelakaan belum berhasil diidentifikasi.

​"Berdasarkan laporan masyarakat, anggota kami langsung bergerak ke lokasi, namun korban sudah dibawa ke rumah sakit karena kondisinya kritis dan saat diperiksa oleh petugas medis, korban yang diperkirakan berusia 20 tahun tersebut dinyatakan telah meninggal dunia," katanya.

​Lebih lanjut, AKP Eko Puji Waluyo memaparkan kronologi berdasarkan hasil olah TKP awal dan keterangan saksi bernama Angga (35) yang kebetulan melintas di area tersebut sesaat setelah kejadian. Sebelum terjatuh, korban diketahui tengah berkendara bersama rombongan temannya dari arah timur, namun sesampainya di dekat Toko Laris, korban diduga kehilangan kendali akibat jalanan yang licin setelah diguyur hujan lebat hingga terkapar tidak sadarkan diri di tengah jalan.

​"Rekan-rekan korban sesama pengendara motor sempat panik saat ditanya warga dan mengaku berasal dari Kecamatan Kedungdung, mereka berpamitan mau menyusul ke rumah sakit untuk memanggil ambulans, namun ternyata mereka menghilang dan tidak kembali lagi," ungkapnya.

​Pihak kepolisian menyayangkan tindakan rekan-rekan korban yang meninggalkan lokasi begitu saja tanpa memberikan informasi lebih lanjut ataupun identitas korban. Kejanggalan ini diperkuat dengan fakta bahwa tidak ada satu pun kendaraan atau sepeda motor milik korban yang tersisa di lokasi kejadian, sehingga petugas harus bekerja ekstra untuk melacak keberadaan rombongan pemuda tersebut.

​"Saat ini jenazah Mr. X masih berada di kamar jenazah RSUD Kabupaten Sampang karena tidak ditemukan dompet maupun kartu identitas seperti KTP di tubuh korban, sehingga kami mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga untuk segera melapor," ujarnya.

​Sebagai langkah tindak lanjut, Tim Gabungan yang terdiri dari Pamapta, Reskrim, Intel, SPKT, dan Tim Inafis Polres Sampang telah melakukan olah TKP susulan, memeriksa rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi, serta berkoordinasi dengan Polsek Kedungdung. Kasus ini kini berstatus dalam proses penyelidikan (lidik) intensif kepolisian untuk memastikan apakah peristiwa ini murni laka tunggal atau ada indikasi tindak pidana lain.

Editor : Taufik