Sabtu, 27 Jun 2026 18:25 WIB

Meluruskan Fakta: Saat Narasi "Kokoh" Berbenturan dengan Bukti Kawat Berkarat di Desa Semade

Berita-compasnews.com,LANDAK, KALBAR – Menyikapi beredarnya narasi di sejumlah media yang menyebutkan proyek bronjong di Desa Semade, Kabupaten Landak, berkualitas "terjamin" dan "kokoh", tim investigasi Berita-compasnews.com merasa perlu meluruskan fakta lapangan demi kepentingan publik dan keselamatan pengguna jalan.

Fakta Visual: Kawat Berkarat yang "Disulap", Alih-alih berdebat dengan narasi opini, kami menyajikan kembali bukti visual yang kami ambil langsung di lokasi proyek pada Sabtu, 27 Juni 2026. Berdasarkan dokumentasi lapangan, terlihat jelas kondisi kawat bronjong yang digunakan.

° Kawat Korosi: Terdapat kawat bronjong yang secara visual sudah berkarat sebelum dipasang.

° Modus Pengecatan : Bukti di lapangan menunjukkan adanya kawat berkarat yang dicat, yang diduga kuat dilakukan untuk mengelabui visualisasi kualitas material agar terlihat baru.

° Ketidaksesuaian Teknis : Pemasangan bronjong dilakukan dengan pengikatan yang tidak sempurna, bahkan terdapat batu yang hanya ditumpuk tanpa pengikatan kawat yang layak pada struktur dasar.

Sentilan untuk Narasi "Clickbait", Publik perlu cerdas membedakan antara laporan investigasi berbasis fakta lapangan dengan narasi yang sekadar memuji tanpa pembuktian teknis. Menyebut sebuah infrastruktur "kokoh" di atas kertas tanpa memaparkan hasil uji laboratorium material adalah tindakan yang menyesatkan publik.

Jika pihak BPJN atau kontraktor merasa klaim kami keliru, kami menantang pihak terkait untuk melakukan Uji Petik Independen di lokasi tersebut dengan menghadirkan saksi ahli konstruksi.

Mari kita buka hasil uji materialnya : apakah kawat tersebut memang sesuai SNI atau kawat bekas yang dicat?

Ruang Hak Jawab Sesuai UU Pers, Berita-compasnews.com menghormati kebebasan pers. Namun, kami mengingatkan bahwa UU No. 40 Tahun 1999 tentang Pers bukan hanya menjamin kebebasan, tetapi juga menuntut tanggung jawab jurnalis untuk menyampaikan informasi yang akurat dan bukan sekadar "pembelaan" bagi pihak tertentu.

Kami tetap membuka ruang hak jawab seluas-luasnya bagi pihak PT Surya Murakabi Abadi maupun BPJN Kalbar untuk memberikan klarifikasi resmi, bukan melalui narasi opini yang menuding laporan warga sebagai "disinformasi".

Publik adalah hakim terbaik. Apakah bronjong dengan kawat berkarat dan batu lempung bisa disebut "infrastruktur andal"? Biarkan fakta lapangan yang menjawabnya.

Editor : Kusnadi