Kamis, 23 Jul 2026 02:50 WIB

Dinilai Daerah Termiskin : Abdul Derani Desak Pemprov Kalbar Segera Perbaiki Jalan Rusak di Kayong Utara

Berita-compasnews.com, Kayong Utara - KAYONG UTARAKU SAYANG.KAYONG UTARAKU MALANGitu kata kata yang di lontarkan dari seorang aktivis senior pensiunan pejabat kayong Utara.Menyikapi jalan yang menjadi tanggung jawab propinsi Kalimantan Barat di Kayong Utara semakin hari semakin memperihatinkan sehingga menggugah jiwa sosial seorang aktivis dan Forum pengawal pelaksanaan pembangunan kabupaten Kayong Utara(FP3KKU) angkat bicara.Kamis (23/05/2024)

"Tujuh belas tahun sudah usia kabupaten Kayong Utara menjadi sebuah kabupaten di Kalimantan barat,Eronis nya Kabupaten Kayong Utara yang sampai saat ini masih terkesan anak tiri yang di terlantarkan seorang Bapak Tiri.Ujar Pak long derani.

"ia juga menambahkan, Terlepas ada kepentingan politik menjelang pilkada 2014 kami warga kayong utara tetap menuntut yang mana itu menjadi Hak kami ,yang menjadi sebuah tanggung jawab pemerintah provinsi Kalbar.

Jangan lagi mengulur ngulur waktu karena Akses jalan provinsi yang ada di kayong Utara adalah sebuah urat nadi perekonomian masyarakat, Jika perputus jangan harap kesejahteraan itu tercapai yang ada malah kehancuran bertumbuhan ekonomi masyarakat menurun drastis.

" Masih banyak infrastruktur yang di rasakan langsung oleh masyarakat belum terpenuhi seperti transportasi jalan yang semakin rusak parah se olah olah pemerintah propinsi berdiam diri sehingga untuk mengatasi kerusakan jalan tersebut,masyarakat bergotong royong membuat mitting agar pengguna jalan dapat melewati sementara jalan yang terbilang rusak berat.

Dan ini juga merupakan akses perekonomian tiga kabupaten yaitu kabupaten kubu Raya kabupaten Kayong Utara dan kabupaten Ketapang ,oleh karena nya masyarakat Kayong Utara berharap pemerintah propinsi Kalimantan barat secepat nya memperbaiki minimal lobang lobang yang besar dapat di timbuni dahulu dengan menggunakan tanah latret sehingga arus lalu lintas tidak terhambat ,apa lagi pada saat ambulance membawa orang sakit harus menempuh waktu 4 sampai degan 5 jam baru sampai ke rumah sakit degan kondisi jalan yang rusak.Imbuh nya.

"Sekali lagi pihak dinas terkait dalam hal ini PUPR propinsi agar turun ke lapangan melihat kondisi jalan yang di maksud jangan masyarakat di berikan PHP tahun anggaran 2024 sudah hampir memasuki semester pertama tetapi belum ada tanda tanda akan di mulai nya perbaikan.Tegas nya.

(Juminggu)

Editor : Badwi