Ditinggal 30 Menit, Motor Mahasiswa di Sampang Digondol Maling Saat UAS Susulan

berita-compasnews.com
Foto: Rekaman CCTV saat kedua pelaku usai menggondol motor,

Berita-compasnews.com || Sampang – Mahasiswa menjadi korban pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Peristiwa itu terjadi di Jalan Jaksa Agung Suprapto No. 123, Pliyang, Sampang, tepatnya di depan kantor radio swasta, sekitar pukul 15.00 WIB. pada Rabu (24/12/2025) Sore.

Korban diketahui bernama Ja'far Shodiq (21), mahasiswa Institut Agama Islam (IAI) NATA asal Desa Batupoto Timur, Kecamatan Kedungdung. Dia kehilangan sepeda motor Honda Beat bernomor polisi L 6819 LT saat bertamu ke tempat kerja temannya.

Baca juga: Alami Kerugian Jutaan Rupiah, Salah Satu Nasabah Bank BRI di Bondowoso Tempuh Jalur Hukum

“Saya habis dari kampus untuk mengerjakan UAS (Ujian Akhir Semester) susulan, kemudian mampir ke tempat kerja teman,” ujar Jakfar kepada salsabilafm.com, Rabu (24/12/2025). 

Tak berselang lama, sekitar 30 menit kemudian, warga sekitar datang sambil berteriak memberi tahu adanya pencurian sepeda motor. Menyadari motor yang hilang adalah miliknya, korban langsung berupaya mengejar pelaku bersama warga sekitar, meski tanpa alas kaki.

Baca juga: Polsek Singaraja Ungkap Tiga Pelaku Pencurian Kotak Amal di Mushola Baitul Makmur

“Saya kaget karena di lokasi hanya ada motor saya. Saya sempat mengejar bersama warga, tapi tidak berhasil,” ungkapnya.

Berdasarkan keterangan saksi di lokasi kejadian, pelaku diduga berjumlah dua orang. Keduanya terlihat mengenakan hoodie putih dan kaos hitam, serta melarikan diri saat diteriaki warga.

Baca juga: Bengkel Las Dibobol, Dua Pelaku Pencurian Berhasil Diamankan Polisi

Sementara itu, Kasi Humas Polres Sampang, AKP Eko Puji Waluyo, membenarkan adanya kejadian pencurian tersebut. Namun, pihak kepolisian mengimbau korban untuk segera membuat laporan resmi.

“Kami harap korban bersedia membuat laporan secara resmi agar kasus ini bisa kami tindak lanjuti,” ujarnya.

Editor : Taufik

Kriminal
Berita Populer
Berita Terbaru