Tragis, Tiga Bocah Bersaudara di Sreseh Sampang Tewas Tenggelam di Embung Air

Reporter : Taufik
Caption Foto: Saat Alfiya yang melihat salah satu korban sudah dalam kondisi mengambang,

BeritaCompasNews.Id Sampang – Sebanyak tiga anak di bawah umur yang merupakan saudara kandung ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di sebuah sumur atau embung air di Dusun Sabu'uk, Desa Junok, Kecamatan Sreseh, Kabupaten Sampang, pada Minggu (14/06/2026) sekira pukul 11.00 WIB, akibat murni kecelakaan sendiri saat bermain tanpa pengawasan di pinggir area tersebut.

​Kapolres Sampang AKBP Hartono, melalui Kasi Humas Polres Sampang AKP Eko Puji Waluyo, menjelaskan bahwa insiden memilukan ini pertama kali diketahui oleh seorang warga bernama Alfiya yang melihat salah satu korban sudah dalam kondisi mengambang, sehingga langsung berteriak meminta tolong kepada warga sekitar untuk melakukan pencarian di dalam sumur.

Baca juga: Berbaur Tanpa Sekat, Wakapolres Sampang Nobar Bola Sambil Ngopi Bareng Warga

​"Warga yang datang kemudian menyelam ke dalam sumur karena mengetahui korban sebelumnya bermain bersama dua saudara kandungnya, hingga akhirnya dua korban lain ditemukan di dasar air, lalu ketiganya dievakuasi ke Puskesmas namun dinyatakan sudah meninggal dunia," katanya.

​Lebih lanjut, AKP Eko Puji Waluyo memaparkan bahwa setelah menerima laporan dari warga bernama Ahmad Fatoni, pihak kepolisian langsung bergerak cepat melakukan olah TKP, mencatat saksi-saksi, memintakan visum luar, serta mengamankan lokasi sumur yang biasa digunakan warga untuk keperluan air bersih sehari-hari tersebut.

Baca juga: Lupa Matikan Arus Listrik Saat Perbaiki Pompa Air di Sungai, Pemuda di Sampang Tewas Tersengat Listrik

​"Pihak orang tua dan keluarga ketiga korban telah membuat surat pernyataan resmi tidak melakukan penuntutan secara hukum kepada siapa pun dan menerima kejadian tragis ini sebagai murni musibah," ungkapnya.

​Terkait tindak lanjut di lapangan, jajaran kepolisian memastikan bahwa penyelidikan awal dan proses evakuasi telah berjalan lancar, serta menegaskan tidak ada kerugian materiil yang dilaporkan dalam peristiwa kecelakaan mandiri ini.

Baca juga: Hanya karena Tuduhan Curi Sandal dan Sanyo, Pria di Sampang Tembak Tumit Tetangganya

​"Kami mengimbau dengan sangat kepada seluruh masyarakat, khususnya para orang tua, untuk selalu memperketat pengawasan terhadap putra-putrinya yang sedang bermain agar kejadian serupa tidak terulang," jelasnya.

​Sebagai penutup, kondisi di lokasi kejadian saat ini dilaporkan telah kondusif, sementara jenazah ketiga bocah bersaudara berinisial AH (3), MH (3), dan Z (4) telah diserahkan kepada pihak keluarga di Dusun Sabu'uk untuk proses pemakaman.

Editor : Taufik

Kriminal
Berita Populer
Berita Terbaru