Berita-compasnews.com, Pandeglang - kabupaten Pandeglang mewakili banten untuk berlaga di Tingkat Nasional Dalam rangka Lomba Desa Berkinerja Baik dalam percepatan Penurunan Stunting Tingkat Nasional
Desa Kupahandap berlaga dengan 15 desa lain dari seluruh Indonesia dalam lomba desa berkinerja baik dalam percepatan penurunan stunting Tingkat Nasional yang diselenggarakan oleh Kementrian Pembangunan Desa Tertinggal.
Baca juga: Pembangunan Pemeliharaan Jalan Provinsi di Kerjakan Oleh UPTD PJJ DPUPR Provinsi Banten
Pada hari Sabtu tanggal 31 Agustus 2024 Tim Verifikasi Lapangan KemendesPDTT melakukan kunjungan ke Desa Kupahandap untuk melakukan pemeriksaan fisik dokumen dan fisik dari program yang menjadi unggulan desa Kupahandap
Pemerintah Indonesia telah menetapkan target penurunan stunting dalam RPJMN 2020-2024 menjadi 14% pada akhir 2024.
Penanganan stunting menjadi prioritas Pemerintah karena dampak jangka panjangnya yang merugikan bagi negara. Bayi stunting akan mengalami gangguan tumbuh kembang, termasuk perkembangan otak atau kognisi.
Baca juga: Berhasil Menjadi Yang Terbaik di Provinsi Banten, Desa Kupahandap Masuk 6 Besar Desa Berkinerja

Ketika dewasa prestasi belajarnya cenderung rendah, memiliki tingkat produktivitas rendah ketika bekerja, dan cenderung menderita penyakit degeneratif seperti darah tinggi, diabetes, stroke, jantung, dan lain-lain.
Ragam penyakit tersebut sangat merugikan karena selain berbiaya mahal untuk perawatannya, untuk jangka panjang tidak dapat sepenuhnya disembuhkan.
Mengingat efek jangka pendek dan jangka panjang stunting yang merugikan, ditambah dengan tantangan-tantangan baru akibat pandemi COVID-19, maka diperlukan perubahan strategi dan re-orientasi program percepatan penurunan stunting yang terkoordinasi secara nasional.
(Toni Metik)
Editor : Badwi