Geger Warga Jalan Tengku Umar, Dengan Penemuan Mayat Tergeletak di Gang

berita-compasnews.com

Berita-compasnews.com, Sampang – Warga digemparkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki di Jl. Teuku Umar, Kelurahan Gunung Sekar, Kecamatan sampang, Kabupaten Sampang - Madura. Senin (21/10/2024) pagi.

Kronologis kejadian, bahwa pada hari Senin tanggal 21 Oktober 2024 sekira Jam 05.30 Wib sewaktu Saksi Anna Saida keluar dari rumahnya hendak mau membuang sampah saksi melihat seseorang yang tergeletak di gang samping rumahnya.

Baca juga: Penasehat KWI Abah Samsul Arifin Jalin Silaturahmi dengan Kasi Humas Polrestabes Surabaya

Kapolsek Sampang IPTU Tomo membenarkan laporan tersebut, pihaknya setelah mendapat laporan dan informasi penemuan mayat tersebut langsung menuju TKP di jalan Tengku Umar Sampang, "terangnya.

Kemudian lanjut Tomo mengatakan, saksi Saida berteriak minta tolong kemudian banyak warga yang berdatangan. Setelah di cek oleh warga, seseorang yang tergeletak tersebut sudah dalam keadaan meninggal dunia dan korban tersebut diketahui bernama Madrais B Baso, laki-laki, asal Pengurangan Wetan, Kecamatan Pengurangan, Kabupaten Cirebon.

“Korban sehari hari bekerja sebagai pedagang mainan dan tempat tinggal korban di Sampang Kos di Jl. Teuku Umar Kel Gunung Sekar Kec. /Kab. Sampang,” ujarnya.

Baca juga: Penemuan Mayat Menggemparkan Perairan Mandangin, Sampang

Tomo menambahkan, korban tinggal seorang di kos setelah bercerai dengan istrinya sejak 2019, sedangkan anak anaknya ikut mantan istrinya. Menurut keterangan mantan istri dan anaknya, korban mempunyai riwayat penyakit asam lambung.

Korban sekarang berada di ruang mayat RSUD Sampang, dari hasil pemeriksaan awal oleh dokter RSUD Sampang dr. FARRAT IBNU bahwa di sekujur tubuh korban tidak ditemukan tanda tanda kekerasan.

Baca juga: Kasus Proyek Lapen Sampang Senilai Rp12 Miliar Dilimpahkan ke Kejaksaan, Isu Suap Terjawab

“Pihak keluarga korban sudah menerima dengan ikhlas atas kejadian tersebut dan pihak keluarga tidak berkenan jenasah korban dilakukan visum dan otopsi karena udah kesepakatan keluarga Korban,"tutupnya.

(Taufik)

Editor : Badwi

Kriminal
Berita Populer
Berita Terbaru