Beritakompas.com || Bangkalan - Di era digital saat ini, karya visual menjadi semakin penting bagi banyak orang. Media sosial seperti instagram, Youtuber dan Tiktok mendorong orang untuk membuat konten dengan visual yang bagus.
Karena smartphone dan kamera murah tersedia hampir di mana-mana, hal ini menyebabkan lebih banyak orang lagi membuat konten - konten visual yang menarik. Tentunya membuat konten visual yang bagus dan enak dipandang tidaklah mudah, sebab itu orang - orang tetap harus mempelajari hal tersebut terlebih dahulu.
Moh Yusron Hamdani atau yang lebih dikenal sebagai Bang Yus, adalah seorang content creator yang membantu orang yang ingin mempelajari teknik - teknik visual. Sebagian besar konten Bang Yus adalah tips dan trik, di mana ia akan memberikan audiensnya, yang biasanya juga sesama content creator, tutorial tentang videografi, fotografi, dan kreativitas.
Saat di temui oleh Awak Media Beritakompas.com dan Beritainvistigasinews.id mengatakan, saya tak pernah kayak mikir ke situ masuk paling saya kalau bermunculan youtuber baru. Kayaknya ini lebih seru dan saya lebih semangat kayak bikin konten yang lebih menarik supaya subscriber saya itu apa ya, kasarnya saya bersama teman - teman itu terus berusaha pengen jadi yang terbaik.
"Tidak Pernah merasa tersaingi soalnya kan kalau saya sering di kayak di komentar sama - sama kreator itu kita kan sama - sama pengen bawa nama Madura, bahwasanya Madura ini juga bisa seperti saya orang kedua yang meskipun saya latar belakangnya santri,"kata Bang Yus, Kamis (31/8/2023).
[caption id="attachment_8279" align="alignnone" width="300"]
Foto: Terlihat Bang Yus Creator You Tuber dan Tiktok bersama Awak Media Beritakompas.com dan Beritainvistigasinews.id.[/caption]
Masih kata Bang Yus, Itu kemarin anak - anak itu sempat kayak takut dikira dari Polres Bangkalan, kolaborasi untuk gaya alat-alat itu kita lihat dari ini tutorialnya itu kayak apa ya, kayak action - actionnya itu pengennya sih kita pengen bikin sesuatu contohnya. Kayak kalau dulu saya dikirim itu kayaknya di rumah sakit tapi karena kita kayak mulai semangatnya mulai tinggi.
"Kemarin kita mainnya di Puskesmas pakai dokter di sana, Jadi bahan-bahan kayak adegan carok, narkoba, itu kita pengennya memang pakai sesuatu yang lain cuma narkobanya itu seperti micin dan garam,"tuturnya.
Lanjut kata Bang Yus, untuk cari film hello Kitty emang kita cari yang kayak di sindiran supaya berubah termasuk di film yang akan datang ada sindiran Madura yang menurut saya kurang majulah padahal suramadu Tahun 2019.
Untuk penghasilan sekarang masih ada manajemen jadi ada potongan 20% persen, jadi yang dulu saya mendapatkan 20 juta dan 30 juta itu udah berkurang kadang juga dapat 50 juta kadang juga dapat 20 juta juga 10 juta dan macam-macam 10 juta kalau yang di YouTube sama aja YouTuber yang nonton rame juga pendapatannya besar.
"Termotivasi filmnya itu dari Arfah, karena waktu itu perna denger cerita dari teman- teman kalau di Aros Baya itu ada terjadi seperti itu suaminya berlayar terus istrinya berselingkuh dengan lelaki lain,"ungkapnya.
Moh Yusron Hamdani menambahkan, pesan saya untuk kaum muda Madura sekarang itu apa ya di Madura nggak bisa dipungkiri kayak pemuda dan banyak banget yang rusak kayak contohnya, dari narkoba, pembegalan, kalau saran saya mending daripada melakukan hal-hal yang negatif mending kita iseng- iseng aja siapa tau nantinya seperti saya juga.
"Saya kan awalnya cema iseng - iseng sama teman - teman tidak ada kerjaan dari pada kerja hal - hal yang negatif mending iseng - iseng yang positif aja, siapa tau dapat rezekinya dari situ,"pungkasnya.
(Bairi).