Selasa, 23 Jun 2026 20:56 WIB

Kandidat KETUA STAIN MADINA Silaturahmi ke Staf Ahli Menteri Agama RI, Sampaikan Visi Menjadikan Kampus sebagai Trendset

Foto : Kandidat KETUA STAIN MADINA Silaturahmi ke Staf Ahli Menteri Agama RI,
Foto : Kandidat KETUA STAIN MADINA Silaturahmi ke Staf Ahli Menteri Agama RI,

Berita-compasnews.com || Jakarta - Kandidat Ketua Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Madina a.n. Dr. Muhammad Alfikri, M.Si., melakukan silaturahmi kepada Staf Ahli Menteri Agama RI, Gugun Gumilar, Ph.D. dalam rangka pertemuan resmi yang berlangsung di Kediaman rumah tempat tinggal beliau jalan Kemang Timur 11 Jakarta, 18 Desember 2025.

Pertemuan tersebut juga merupakan
silaturahmi baik berlangsung dalam suasana hangat dan penuh penghormatan serta kekeluargaan. Staf Ahli Menteri Agama menyambut baik kedatangan Dr. Alfikri serta mengapresiasi ikhtiar komunikasi kelembagaan yang dilakukan sebagai bagian dari proses Kandidat Ketua STAIN MADINA mengenang hubungan baik Pak Menteri

Agama RI dengan ayahanda Dr. Alfikri, yakni Prof. Dr. H.A. Yakub Matondang, akademisi senior yang dinilainya memiliki integritas tinggi dan sahabat baiknya di IAIN Syarif Hidayatullah.
“Prof. Matondang adalah sahabat baik saya. Beliau orang jujur,” ujar Menteri Agama saat menerima kunjungan tersebut.

Pernyataan itu disambut haru oleh Dr. Muhammad Alfikri, yang menyatakan bahwa keteladanan akademik ayahandanya menjadi inspirasi dalam pengabdian dan kepemimpinannya di dunia pendidikan tinggi.  Dr. Alfikri juga berdiskusi dengan Staf Ahli Menteri Agama Gugun Gumilar, Ph.D. dalam pertemuan tersebut. Percakapan tersebut membahas sejumlah isu strategis yang menjadi perhatian Kementerian, antara lain:
peningkatan mutu sumber daya manusia di lingkungan PTKIN,
pengembangan kurikulum berbasis riset dan kebutuhan masyarakat,penguatan etika akademik dan tata kelola kelembagaan,
serta perluasan jejaring kolaborasi nasional.

Menurut Ajudan Menteri, isu-isu tersebut merupakan indikator penting dalam menilai kesiapan visi dan kapasitas kepemimpinan para kandidat pimpinan PTKIN. 
Dr. Alfikri menegaskan bahwa seluruh poin tersebut sejalan dengan gagasan transformasi yang ia siapkan untuk STAIN Madina.

Pada kesempatan itu, Dr. Alfikri juga menyampaikan visinya untuk menempatkan STAIN Madina sebagai trendsetter dalam pengembangan pendidikan tinggi Islam.

“Saya bertekad menjadikan STAIN Madina sebagai trendsetter perguruan tinggi Islam modern—bukan hanya mengikuti arus perubahan, tetapi memimpin dan memberi arah,” tegasnya.
Ia menjelaskan bahwa pembangunan STAIN Madina ke depan harus berorientasi pada penguatan budaya riset, peningkatan kapasitas dosen, modernisasi tata kelola, serta pemanfaatan teknologi digital dalam pembelajaran.
 

Menurutnya, STAIN Madina memiliki peluang besar untuk menciptakan inovasi innovatif dan menjadi rujukan bagi PTKIN lain di Indonesia.
Pertemuan diakhiri dengan harapan agar proses seleksi Ketua STAIN Madina nantinya dapat berlangsung objektif, profesional, dan melahirkan pemimpin yang berintegritas serta mampu membawa perguruan tinggi tersebut menuju tata kelola modern, responsif, dan berdaya saing. Selain dari itu Trendsetter sebagai inovasi baru untuk di wujudkan di zaman modern ini.

Wawan N

Editor : Taufik