Berita-compasnews.com, Pakuniran - Sederet jejak hitam SYD oknum LSM asal Desa Patemun Kulon Kecamatan Pakuniran terkuak satu persatu, mulai dari mantan napi, cek pecek, gadai mobil rental, bawa kabur sepeda orang hingga informasi terbaru tipu pemilik BRIlink dengan modus kredit HP senilai 5 juta rupiah.
Terkuaknya sederet kasus yang dilakukan oleh SYD setelah viral di beberapa pemberitaan media online bahwa oknum tersebut saat ini bermain pada level yang lebih besar yaitu gadai menggadai mobil rental dan saat ini salah satu korbannya sudah lapor polisi dan kasusnya dalam proses.
"Kalau soal tipu HP kejadiannya sekitar tahun 2019, modusnya kredit dengan nilai 5 juta rupiah dan hingga saat ini tidak dibayar sama SYD yang katanya anggota LSM itu", terang salah satu teman dekat pemilik BriLink itu (23/1).
" Korbannya dekat mas, selatan Polsek Pakuniran barat jalan itu, memang sudah ngawur SYD itu, masak dekat Polsek dia berani makan korban", tambahnya.
Dari informasi tersebut pihak media mencoba konfirmasi pada korban langsung dan membenarkan bahwa peristiwa tersebut betul terjadi. "Katanya lembaga Swadaya masyarakat (LSM) kok gitu kerjaannya ya mas", kata ibu muda yang kebetulan berada ditempat itu. (Tim).
Redaksi
Editor : Badwi