Rabu, 24 Jun 2026 13:36 WIB

Kodam XXI/Radin Inten Luncurkan Aplikasi Centurion-21, Perkuat Ketahanan Wilayah Berbasis Digital

Foto: Kodam XXI/Radin Inten Luncurkan Aplikasi Centurion-21, Perkuat Ketahanan Wilayah Berbasis Digital
Foto: Kodam XXI/Radin Inten Luncurkan Aplikasi Centurion-21, Perkuat Ketahanan Wilayah Berbasis Digital

Berita-compasnews.com || Lampung – Panglima Kodam XXI/Radin Inten, Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si. (Han), resmi meluncurkan aplikasi inovatif Centurion-21 dan fitur layanan pengaduan "Lapor Pangdam" di Hotel Emersia, Bandar Lampung, Kamis (29/01/2026). Langkah strategis ini diambil sebagai upaya modernisasi pembinaan teritorial melalui pemanfaatan teknologi digital, drone, dan kecerdasan buatan di wilayah Provinsi Lampung dan Bengkulu.

​Kegiatan ini tidak hanya menjadi seremoni peluncuran teknologi, tetapi juga dibarengi dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Kodam XXI/RI dengan enam perguruan tinggi besar, Indonesia Indicator, serta Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Lampung. Sinergi lintas sektor ini bertujuan untuk memperkuat pilar ketahanan pangan, kualitas sumber daya manusia, serta pengabdian masyarakat melalui program Tri Dharma Perguruan Tinggi.

​Dalam sambutannya, Mayjen TNI Kristomei Sianturi menjelaskan bahwa Centurion-21 merupakan implementasi nyata dari pilar pertama program "Panca Radin Inten", yaitu Lumbung Radin Inten Digital. Sistem ini dirancang untuk menghimpun data secara bottom-up langsung dari desa guna memastikan kebijakan strategis TNI didasarkan pada kondisi lapangan yang akurat, terutama di sektor pertanian, peternakan, dan perikanan.

​Data yang terkumpul dalam sistem ini terbukti sangat masif; hanya dalam waktu 46 hari, Centurion-21 telah berhasil menghimpun 15.598 data survei dari sekitar 3.300 desa di Lampung dan Bengkulu. Penggunaan drone sebagai pendukung data visual memastikan bahwa laporan yang masuk bukan sekadar administratif, melainkan bukti nyata yang dapat dipertanggungjawabkan untuk memetakan potensi gangguan serta kekuatan pangan di wilayah tersebut.

​Gubernur Lampung, yang diwakili oleh Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Ahmad Saefuloh, S.H., M.H., memberikan apresiasi tinggi terhadap inovasi ini. Pemerintah Provinsi Lampung menilai bahwa teknologi ini akan sangat membantu daerah dalam menyusun perencanaan distribusi pangan dan menjaga stabilitas harga, mengingat sektor pertanian menyumbang lebih dari 28 persen terhadap ekonomi Lampung.

​Senada dengan hal tersebut, Rektor Universitas Lampung, Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, menegaskan kesiapan akademisi untuk mendukung penuh inisiatif ini. Melalui kerja sama ini, perguruan tinggi berkomitmen memberikan kontribusi melalui riset teknologi pangan dan penguatan nilai-nilai bela negara bagi generasi muda agar memiliki daya saing yang kuat serta loyalitas kebangsaan yang tinggi.

​Acara ini dihadiri oleh jajaran petinggi Forkopimda, termasuk Ketua DPRD Lampung Ahmad Giri Akbar, Kapolda Lampung yang diwakili Irwasda Kombes Pol Yudi Hermawan, serta para rektor dari Unila, ITERA, UIN Raden Intan, dan berbagai universitas lainnya. Kehadiran para pimpinan instansi ini menunjukkan dukungan kolektif terhadap transformasi digital yang diusung oleh Kodam XXI/Radin Inten.

​Melalui peluncuran Centurion-21 dan kolaborasi luas ini, Kodam XXI/Radin Inten menegaskan komitmennya bahwa pertahanan negara tidak hanya soal keamanan fisik, tetapi juga ketahanan pangan dan kualitas manusia. Sinergi ini diharapkan menjadi fondasi yang kokoh dalam menjaga stabilitas wilayah agar tetap aman, mandiri, dan berdaya saing di masa depan.

Editor : Taufik