Berita-compasnews.com || Sampang – Cuaca ekstrem berupa hujan deras yang disertai angin kencang melanda wilayah Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, pada Kamis sore (05/03/2026).
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 16.30 WIB tersebut mengakibatkan puluhan pohon tumbang hingga menutup akses jalan utama serta merusak pemukiman warga di enam desa sekaligus.
Keenam desa yang terdampak cukup parah akibat amukan angin kencang ini meliputi Desa Batu Karang, Darma Camplong, Taddan, Rabesen, Tambaan, dan Desa Sejati. Berdasarkan pantauan di lapangan, berbagai jenis pohon seperti mangga, trembesi, jati, hingga mahoni roboh melintang di tengah jalan, yang sempat melumpuhkan aktivitas lalu lintas warga setempat.
Selain berdampak pada akses jalan, terjangan angin juga merusak puluhan rumah warga dengan kategori rusak ringan hingga sedang. Bahkan, satu unit musholla dilaporkan mengalami kerusakan berat. Beruntung, dalam kejadian musibah alam ini, BPBD Kabupaten Sampang mengonfirmasi bahwa tidak ada korban jiwa maupun luka-luka (nihil).
Kalaksa BPBD Sampang, Fajar Arif, melalui Kasi Kedaruratan dan Logistik, Mohammad Hozin, menjelaskan bahwa total kerugian material dari seluruh desa terdampak ditaksir mencapai kurang lebih Rp100.000.000,-. "Fokus utama kami sejak semalam adalah pembukaan akses jalan yang tertutup pohon dan pendataan kerusakan bangunan," ujar Hozin saat dikonfirmasi pada Jumat pagi (06/03/2026).
Proses evakuasi dan pembersihan material pohon tumbang dilakukan secara intensif oleh tim gabungan yang terdiri dari BPBD Sampang, Polsek Camplong, Agisena BPBD Jatim, dan Tagana. Sinergi ini juga dibantu penuh oleh aparatur desa serta warga setempat yang bahu-membahu menggunakan gergaji mesin dan alat seadanya untuk menyingkirkan batang pohon besar.
Hingga Jumat pagi pukul 05.24 WIB, tim di lapangan melaporkan bahwa seluruh pohon yang tumbang telah berhasil dievakuasi dan akses jalan sudah kembali normal. Selain melakukan evakuasi fisik, personel di lapangan juga terus melakukan assessment mendalam untuk memastikan kebutuhan logistik bagi warga yang rumahnya mengalami kerusakan.
Selain tindakan fisik, pihak BPBD juga telah mendokumentasikan seluruh dampak kerusakan sebagai bahan laporan kepada pimpinan dan dasar pemberian bantuan stimulan nantinya. Koordinasi lintas sektor terus diperkuat guna mengantisipasi adanya cuaca susulan yang berpotensi membahayakan masyarakat di wilayah pesisir Sampang.
Kondisi terkini di wilayah Kabupaten Sampang terpantau berawan. Meski situasi sudah terkendali, masyarakat tetap diimbau untuk waspada dan berhati-hati saat terjadi hujan lebat yang disertai angin kencang, terutama saat berada di dekat pohon besar atau bangunan yang kondisinya sudah rapuh
Editor : Taufik