Kamis, 25 Jun 2026 10:10 WIB

Sapi Milik Warga Desa Gulbung Berhasil Dievakuasi dari Dalam Sumur oleh Tim Gabungan

Caption Foto: Sapi Milik Warga Berhasil Dievakuasi dari Dalam Sumur oleh Tim Gabungan
Caption Foto: Sapi Milik Warga Berhasil Dievakuasi dari Dalam Sumur oleh Tim Gabungan

Berita-compasnews.com || Sampang – Seekor sapi milik Bapak Soleh, warga Dusun Larangan, Desa Gulbung, Kecamatan Pengarengan, Kabupaten Sampang, berhasil dievakuasi setelah terperosok ke dalam sumur pada Kamis (9/4/2026) pagi. Kejadian yang terjadi sekitar pukul 06.00 WIB tersebut memicu aksi penyelamatan dramatis yang melibatkan tim BPBD Kabupaten Sampang, Agisena BPBD Jatim, TNI, Polri, hingga masyarakat setempat guna menyelamatkan hewan ternak tersebut dalam kondisi hidup.

​Kalaksa BPBD Sampang, Fajar Arif, melalui Kasi Kedaruratan dan Logistik, Mohammad Hozin, menjelaskan bahwa laporan bermula saat pemilik sapi menyadari hewan ternaknya hilang dari kandang sebelum akhirnya ditemukan di dalam lubang sumur. Setelah menerima laporan dari masyarakat dan koordinasi dengan Damkar, tim reaksi cepat langsung diterjunkan ke lokasi dengan membawa perlengkapan evakuasi lengkap seperti tripod dan sistem katrol.

​"Setelah menerima informasi adanya laka sumur di Desa Gulbung, tim kami bersama Agen BPBD Jatim segera menuju lokasi untuk melakukan assessment dan menyiapkan peralatan evakuasi agar sapi bisa segera diangkat," katanya.

​Mohammad Hozin memaparkan bahwa proses evakuasi di lapangan dilakukan dengan sangat hati-hati mengingat medan yang sempit dan kondisi sapi yang terjepit di dasar sumur. Petugas menggunakan metode penarikan manual yang dikombinasikan dengan sistem katrol secara gotong royong agar beban sapi yang berat dapat terangkat tanpa melukai hewan tersebut maupun petugas yang berada di bawah.

​"Alhamdulillah, berkat kerja sama yang solid antara petugas BPBD, TNI, Polri, dan bantuan warga sekitar, sapi tersebut akhirnya berhasil dievakuasi ke permukaan pada pukul 09.45 WIB dalam kondisi selamat," ungkapnya.

​Lebih lanjut, pihak BPBD menjelaskan bahwa kronologi kejadian diawali saat istri pemilik sapi mengecek kandang dan mendapati dua ekor sapinya tidak ada di tempat, di mana salah satunya ditemukan di sawah sementara satunya lagi sudah berada di dalam sumur. Kejadian ini sempat membuat panik pemilik, namun kesigapan warga yang langsung melapor ke pihak berwenang membuat proses penanganan bisa dilakukan dengan cepat dan terukur.

​Meskipun proses evakuasi memakan waktu sekitar tiga jam, tidak ada kendala berarti yang ditemukan oleh personel di lapangan karena ketersediaan alat pendukung yang memadai. Tim juga memastikan bahwa kondisi kesehatan sapi pasca-evakuasi dalam keadaan stabil meskipun sempat mengalami trauma akibat terjatuh ke dalam lubang yang cukup dalam.

​Hingga laporan ini ditutup, situasi di wilayah Kecamatan Pengarengan terpantau aman dan terkendali dengan kondisi cuaca yang cukup cerah. Masyarakat diimbau untuk lebih waspada dalam menjaga hewan ternak mereka serta memastikan lubang sumur di sekitar pemukiman diberikan pengaman yang cukup agar kejadian serupa tidak terulang kembali di masa mendatang.

Editor : Taufik