Kamis, 25 Jun 2026 16:08 WIB

Wujudkan Pesisir Tangguh, ULD-PB Sampang Bangun Mitigasi Bencana Lewat Penanaman Pohon

Caption Foto: Bersama Polsek, koramil, kasi trantib camplong, bakorwil 4 pamekasan, sekretaris ULD PB, KOORDINATOR BASARNAS SUMENEP, BPBD KAB SAMPANG
Caption Foto: Bersama Polsek, koramil, kasi trantib camplong, bakorwil 4 pamekasan, sekretaris ULD PB, KOORDINATOR BASARNAS SUMENEP, BPBD KAB SAMPANG

Berita-compasnews.id || Sampang – Guna memperkuat pertahanan kawasan pesisir dari ancaman abrasi, Unit Layanan Disabilitas Penanggulangan Bencana (ULD-PB) Kabupaten Sampang menggelar aksi nyata penanaman pohon cemara di Pantai Camplong, Kecamatan Camplong, Kamis (23/4/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Bumi Sedunia ini melibatkan berbagai unsur lintas sektor, mulai dari BPBD Kabupaten Sampang, TNI, Polri, hingga Basarnas Sumenep, sebagai bentuk kolaborasi inklusif dalam membangun ketangguhan masyarakat terhadap bencana.

​Sekretaris ULD-PB Kabupaten Sampang, Aang Djunaidi, menyampaikan bahwa gerakan ini bukan sekadar seremoni penghijauan biasa, melainkan upaya sadar untuk melibatkan kelompok disabilitas dalam aksi mitigasi bencana. Ia menegaskan bahwa setiap elemen masyarakat, tanpa terkecuali, memiliki hak dan kewajiban yang sama dalam menjaga lingkungan hidup demi keselamatan masa depan.

​“Penanggulangan bencana adalah tanggung jawab bersama. Dalam momentum Hari Bumi se-Dunia, tidak ada pengecualian—termasuk teman-teman disabilitas yang memiliki peran penting dalam membangun ketangguhan masyarakat,” katanya.

​Pria yang akrab disapa Aang tersebut juga menjelaskan alasan teknis di balik pemilihan pohon cemara sebagai vegetasi utama dalam aksi kali ini. Menurutnya, pohon cemara memiliki struktur akar dan batang yang sangat efektif untuk memecah angin kencang dan meredam hantaman gelombang laut yang berisiko merusak bibir pantai.

​“Kehadiran sabuk hijau di sepanjang pesisir ini diharapkan mampu memperkuat ekosistem sekaligus mendongkrak daya tarik wisata Pantai Camplong agar tetap aman bagi pengunjung,” ungkapnya.

​Lebih lanjut, ia mengapresiasi dukungan penuh dari BPBD Kabupaten Sampang yang bertindak sebagai fasilitator utama, mengingat ULD-PB merupakan unit yang berada di bawah naungan lembaga tersebut. Sinergi ini dianggap sebagai bukti bahwa birokrasi dan komunitas dapat berjalan beriringan dalam menciptakan solusi nyata atas tantangan lingkungan yang semakin kompleks.

​“Dukungan dari TNI-Polri, unsur kecamatan, Bakorwil IV, hingga Basarnas Sumenep memastikan kegiatan berjalan tertib dan berorientasi pada keberlanjutan lingkungan jangka panjang,” jelasnya.

​Aksi penanaman ini pun diakhiri dengan harapan agar kesadaran kolektif masyarakat Sampang semakin meningkat dalam merawat tanaman yang telah ditanam. Dengan kerja kolektif yang kuat, Pantai Camplong diproyeksikan tidak hanya menjadi destinasi wisata yang indah, tetapi juga menjadi wilayah pesisir yang memiliki benteng perlindungan alami yang kokoh.

Editor : Taufik