Rabu, 24 Jun 2026 03:30 WIB

BPBD Sampang Gandeng Basarnas Surabaya Gelar Pelatihan USAR untuk Perkuat Tim Reaksi Cepat

Caption Foto: Gelar Pelatihan USAR untuk Perkuat Tim Reaksi Cepat
Caption Foto: Gelar Pelatihan USAR untuk Perkuat Tim Reaksi Cepat

Berita-compasnews.com || Sampang - ​Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sampang menggelar pelatihan Urban Search and Rescue (USAR) atau pencarian dan penyelamatan perkotaan guna meningkatkan kapasitas Tim Reaksi Cepat (TRC) dan relawan dalam menghadapi potensi bencana. Kegiatan yang menggandeng Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kantor Surabaya sebagai narasumber ini berlangsung selama dua hari, mulai Rabu, 22 April 2026 hingga Kamis, 23 April 2026, bertempat di Hotel Wisata Camplong.

​Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Sampang, Fajar Arif, melalui Kasi Kedaruratan dan Logistik, Mohammad Hozin, menjelaskan bahwa agenda ini merupakan langkah strategis untuk memperbarui kompetensi teknis para petugas di lapangan. Menurutnya, tantangan bencana di area perkotaan memerlukan keahlian khusus yang berbeda dengan medan terbuka, sehingga sinergi dengan instruktur profesional dari Basarnas menjadi hal yang mutlak diperlukan.

​"Kegiatan ini bertujuan untuk meng-upgrade kemampuan para pelaku penyelenggara penanggulangan bencana terutama personil TRC dan para relawan kebencanaan yang ada di Kabupaten Sampang," katanya saat memberikan keterangan di sela-sela kegiatan.

​Lebih lanjut, Hozin memaparkan bahwa materi yang diberikan mencakup pengenalan alat-alat penyelamatan modern serta teknik evakuasi pada bangunan runtuh atau kecelakaan transportasi. Ia menekankan bahwa penguasaan alat merupakan kunci utama agar proses penyelamatan bisa berjalan efektif, efisien, dan tetap menjamin keselamatan petugas itu sendiri.

​"Para peserta diperkenalkan berbagai alat serta mempraktekkan atau mensimulasikan bagaimana penanganan pada kejadian kecelakaan secara langsung agar mereka memiliki gambaran riil di lapangan," ungkapnya.

​Hozin juga menambahkan bahwa pelibatan relawan dalam pelatihan ini adalah bentuk apresiasi dan upaya memperkuat kemitraan BPBD dengan masyarakat. Partisipasi aktif relawan diharapkan dapat mempercepat durasi respon (response time) saat terjadi keadaan darurat di berbagai titik wilayah Kabupaten Sampang yang sulit dijangkau oleh personil inti secara cepat.

​"Kami mengundang para relawan sebagai mitra strategis agar mereka memiliki standar kemampuan yang sama dengan personil TRC dalam melakukan tindakan awal penyelamatan," jelasnya.

​Melalui pelatihan USAR ini, BPBD Sampang berharap seluruh elemen penanggulangan bencana semakin solid dan terampil dalam mengoperasikan sarana prasarana yang ada. Penutupan kegiatan di hari kedua menandai kesiapan Kabupaten Sampang dalam menyiagakan personil yang lebih profesional dan responsif terhadap segala bentuk ancaman bencana di masa depan.

Editor : Taufik