Selasa, 23 Jun 2026 21:32 WIB

Adanya PT Mayawana Persada, Gadis Desa Tak Lagi Mencari Kerja ke Kota

Berita-compasnews.com, Kayong Utara - Hadirnya PT Mayawana Persada di Kecamatan Simpang Hulu, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat membawa berkah tersendiri bagi warga sekitar.Rabu (18/09/2024).

Pasalnya, kehadiran perusahaan hutan tanaman industri tersebut, mampu menyerap ratusan tenaga kerja yang didominasi oleh warga sekitar atau penduduk lokal.

Seperti penuturan Fitri, gadis 19 tahun yang mengaku senang bisa bekerja di lokasi Nursery (Pembibitan) PT Mayawana Persada.Gadis lokal berkulit putih itu mengatakan, setelah tamat SMK dirinya mendapat informasi ada lowongan kerja di PT Mayawana Persada.

"Setelah tamat SMK tahun 2024, saya mendengar di sini ada lowongan atau membutuhkan pekerja. Saya pun ikut kerja, " ujar Fitri sembari melempar senyum.

Fitri mengaku bersyukur dengan adanya PT Mayawana Persada di daerahnya. Karena dengan begitu dirinya tidak perlu lagi merantau ke ibu kota provinsi untuk mencari pekerjaan setelah tamat sekolah.

" Biasanya teman-teman seusia saya selesai sekolah SMA, merantau ke ibu kota provinsi untuk mencari kerja. Mungkin saya juga akan merantau ke kota jika tidak ada PT Mayawana Persada di sini, " kata Fitri.

Dengan bekerja di PT Mayawana Persada, Fitri menyebutkan, dirinya bisa sedikit membantu perekonomian kedua orang tuanya. Karena Fitri masih memiliki adik yang bersekolah dan tentunya memerlukan biaya.

"Ayah saya petani dan ibu mengurus rumah tangga. Setidaknya dengan bekerja di sini. Saya tidak jadi beban keluarga lagi, " Sebut Fitri sembari tertawa kecil.

Sementara Kepala Desa (Kades) Sekucing Labai Martinus Asen mengatakan, kehadiran PT Mayawana memang merubah kondisi ekonomi warganya secara signifikan. Sebab kata Martunis, hampir 60 sampai 70 persen tenaga kerja di Mayawana adalah penduduk sekitar.

"Hampir 60 hingga 70 persen tenaga kerjanya memang penduduk sekitar. Mereka berasal dari warga Desa Sekucing Labai, Desa Labai Hilir, Desa Sekucing Kualan dan Kualan Hilir, " Papar Martinus.

Ditegaskan Martinus, tidak benar jika yang kerja di Mayawana banyak orang dari luar pulau kalimantan.

"Paling kalau pun ada yang dari luar untuk tenaga khusus atau ahli. Tapi tak jarang juga warga sini ada yang bisa. Seperti mandor dan asisten kepala, ada juga dari warga sekitar. Asalkan mampu pasti dapat kesempatan. Yang jelas saya sangat mengapresiasi PT Mayawana yang merangkul dan menerima warga sekitar untuk bekerja, " Sebutnya.

Sedangkan Humas PT Mayawana Persada Yohanes mengatakan, jika PT Mayawana memang mengutamakan penduduk lokal atau warga sekitar untuk bisa bekerja di perusahaan.

"Kita ingin kehadiran perusahaan memberikan dampak positif bagi perekonomian. Khususnya warga sekitar, dan umumnya di kalimantan barat, " ujar Anang.

"Dan tentunya warga sekitar kita utamakan untuk bekerja. Terkecuali bagi tenaga ahli atau teknis. Tentu kita harus mencari dari luar jika memang diperlukan, " pungkasnya.

(Juminggu)

Editor : Badwi