Kamis, 25 Jun 2026 15:06 WIB

Oknum Guru SDN SMP Desa Dusun Kecil Diduga Potong Dana PIP 100 Ribu Persiswa, Wali Murid Merasa di Intimidasi

Berita-compasnews.com, Kayong Utara - Terhembus Pengaduan Warga Pulau Maya sejak Agustus 2025 lewat via WhatsApp. Minggu (26/10/2025). 

Menurut warga yang tidak mau nama nya di sebutkan,sebelum pencairan dana program Indonesia pintar (PIP) akan ada perkumpulan di sekolah dengan pihak sekolah,mereka akan mengadakan rapat kesepakatan terkait pemotongan yang di lakukan oknum guru SDN Sampai SMP dengan alasan jasa atau yang biasa di sebut uang bensin uang rokok atau biaya transportasi.

Kisaran Rp.100.000 persiswa,sebenar nya ini berat bagi kami selaku orang tua wali murid,tapi ya apa boleh buat,dari pada kedepan nya uang itu di alihkan ke siswa lain atau keluarkan dari data penerima manfaat,yang sudah ikhlas saja di potong dengan cara  ikut dalam tanda surat kesepakatan yang di buat guru ,Ujar RA Wali murid.

lebih lanjut,dengan sumber yang berbeda. Dengan nada sedikit cemas,uangkap nya kepada awak media berita compas minggu (26/10/2025) 11:00 wib, Bang Ijul tolong rahasia kan nama saya,mohon dengan sangat masalah ini bisa di dengar serta di tindaklanjuti oleh dinas pendidikan kabupaten kayong Utara (KKU) provinsi kalimantan barat (Kalbar)


Pada dasar nya para orang tua wali murid terpaksa menerima putusan ini, habis mereka juga tidak tau cara pengambilan dana PIP.

Jangankan di suruh melengkapi administrasi, untuk naik ke kantor bank BRI mereka juga tidak pernah sebagian orang tua juga tidak tau di mana kantor bank tempat ambil uang anak nya, nah salah satu oknum guru SDN dan SMP menawarkan jasa yang sangat mudah. Ya seperti  cerita awal sebelum nya. Imbuh NB


Tambah nya. NB juga mengirimkan no wa wali murid ini bang jul no wa nya 08525260xxxx wali murid juga yang berani menceritakan semua nya agar kegiatan potong memotong uang siswa segera di hentikan.

Awak media berita compas coba menghubungi no wa yang di kirimkan narasumber NB.

Awal nya di angkat dan bertanya,ini siapa kata wali murid tersebut.

Ya Bu ini kami dari media ingin mempertanyakan soal pemotongan dana PIP,lalu si ibu mengalihkan pembicaraan hingga terputus Tlp kita. (Juminggu)

Editor : Badwi