Berita-compasnews.com, Kayong Utara - Berawal dari bongkar muat dari kapal ke gudang Pada saat itu korban Ande Kurniawan bersama kedua orang rekan nya kecapean istrahat sampai memantung sebatang rokok dan minum.
Sementara rekan korban yang satu nya mengalami bengkak di gusi sakit gigi.Sabtu (8/11/2025)
Ande dan satu orang teman nya yang masih aktif kerja memindahkan ratusan barang untuk di masukan ke gudang.
Sedangkan di kapal ada 11 orang tenaga kerja, jelas tidak imbang dan akhirnya barang menumpuk.
Kami kelelahan dan ingin istrahat sebentar, Terang korban.
"Lebih lanjut, Tiba tiba di datangi satu orang tenang kerja dari kapal turun ke bawah dengan wajah marah ngamuk ngamuk ke korban, dan berkata ini waktu nya jam kerja bukan istrhat santai merokok.
Sedikit terpancing korban menjawab dengan nada sedikit melawan secara lisan, Kemarahan AGL semakin memuncak mendorong korban hingga jatuh, Dengan tetapi di lokasi kejadian perkara ada pihak keamanan melerai agar tidak terjadi hal hal yang tidak di inginkan.
Akhirnya korban tinggalkan kerjaan nya sebentar masuk dalam gudang yang suasana nya sedikit gelap, dia berpikir tempat yang paling aman, takut nya sewaktu waktu pelaku nyerang lagi.
Ternyata maut itu tidak ada yang tahu, sekitar jam 1 malam jumat 31 Oktober 2025 ande di serang di hajar sampai babak belur wajah bagaian mata lebam, pukulan bertubi tubi, kepala di injak,telinga tergores di hantam menggunakan sepatu bot,punggung juga di injak pelaku.
Keesokan hari nya korban di bawa ke polres kayong utara bersama tersangka untuk menjalani pemeriksaan polisi.
Setelah beberapa jam di periksa korban di bawa ke rumah sakit sultan muhammad Jamaluddin satu sukadana untuk melakukan visum dan perawatan medis memberikan obat obat kepada korban. Juminggu
Editor : Badwi