Sabung Ayam di Desa Belung, Poncokusumo Malang di Bongkar Rata Dengan Tanah

Reporter : Badwi

Berita-compasnews.com, Malang - Sempat ramai di media Online, Arena sabung ayam yang berlokasi di Belung, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, diobrak-abrik APH, Selasa, 13 Januari 2026 Tidak ada pejudi yang ditahan dalam aksi tersebut, hanya saja bangunan semipermanen yang sebelumnya dijadikan tempat adu ayam itu kini rata dengan tanah. Rabu,14/01/2026.

Penghancuran arena sambung ayam itu langsung di saksikan Bhabinkabtimas seluruh perangkat desa dan warga.

Baca juga: Diduga Ada Aktivitas Perjudian di Dusun Siluman Pasirian, Warga Pertanyakan Pengawasan Aparat

Menurut dia, anggotanya begerak cepat merespon keluhan warga terkait adanya arena sabung ayam tersebut. Tanpa ada perlawanan, arena yang lokasinya ada di lahan kosong itu langsung dibongkar paksa.

Polsek meng­imbau kepada warga dan pemerintah desa agar segera melaporkan jika praktik sa­bung ayam kembali digelar.

“Penertiban ini dilakukan sebagai tindak lanjut dari keresahan masyarakat. Kami menekankan agar praktik serupa tidak kembali terjadi di wilayah Desa Belung, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang untuk segera melaporkan ke Polsek setempat.

Baca juga: Aktivitas Diduga Judi Sabung Ayam di Wiroborang Jadi Sorotan Warga

Pihaknya sudah tiga kali menggerebek lokasi tersebut baik oleh jajaran Polsek Poncokusumo  Namun, tidak ada efek jera dari para pelaku sampai akhirnya arenanya yang dibongkar paksa.

Seorang warga yang minta indentitasnya tidak diungkap mengatakan, arena sambung ayam di desa Belung,Kecamatan Poncukusomo hampir setiap minggu digunakan para pencinta sabung ayam 

Baca juga: Warga Ngronggot Resah, Dugaan Judi Sabung Ayam Ramai Didatangi Penjudi Luar Daerah

"Kami resah, desa kami selalu ramai dikunjungi warga luar tapi bukan untuk kemas­lahatan, sebaliknya ma­lah ber­buat kemaksiatan," Ungkapnya.

Padahal, arena sambung ayam itu tidak jauh dari pemukiman warga, khawatir aktivitas sambung ayam itu berpengaruh terhadap psikologis anak-anak tersebut.

Editor : Badwi

Kriminal
Berita Populer
Berita Terbaru