Jumat, 26 Jun 2026 00:01 WIB

Tandingi Aksi Demo Aktivis dan Warga, PT Mitra Abadi Sempurna Diduga Akan Datangkan Preman dari Luar Nganjuk

Berita-compasnews.com, Nganjuk - Rencana aksi demonstrasi yang dilakukan oleh aktivis Salam Lima Jari bersama warga Desa Dawuhan, Kecamatan Jatikalen, Kabupaten Nganjuk pada Jumat (13/03/2026), memicu ketegangan antara masyarakat dan pihak perusahaan yang tengah melakukan kegiatan proyek urugan di wilayah tersebut.

Ketua Salam Lima Jari, Yulma, mengungkapkan bahwa pihaknya mendapat informasi terkait adanya rencana dari perusahaan PT Mitra Abadi Sempurna untuk mendatangkan orang dari luar daerah guna menghadapi aksi demonstrasi yang akan dilakukan oleh warga dan aktivis.

“Berdasarkan informasi yang kami terima saat berkomunikasi dengan pihak perusahaan, mereka menyampaikan akan mendatangkan orang dari luar Nganjuk untuk menandingi aksi demo warga,” ujar Yulma saat ditemui di lokasi.

Pernyataan tersebut sontak menimbulkan reaksi dari warga Desa Dawuhan. Salah satu warga, Eko, menyampaikan bahwa masyarakat sebenarnya hanya menginginkan adanya komunikasi yang baik antara pihak perusahaan dengan warga sebelum kegiatan proyek urugan dilakukan.

Menurutnya, warga merasa kurang dilibatkan dalam kegiatan yang sedang berjalan, baik dari sisi komunikasi maupun pemberdayaan tenaga kerja lokal.

“Seharusnya pihak perusahaan terlebih dahulu berkomunikasi dengan warga setempat, bukan langsung mendatangkan material urugan dari Jombang dan pekerjanya juga dari luar daerah. Padahal warga di sini juga mampu mengerjakan pekerjaan tersebut,” ungkap Eko.

Warga Desa Dawuhan berharap pihak perusahaan dapat membuka ruang dialog serta memberdayakan masyarakat sekitar dalam pelaksanaan proyek urugan tersebut. Jika tidak ada keterlibatan warga lokal, mereka mengancam kegiatan urugan tersebut bisa terhenti.

“Kami berharap perusahaan bisa memberdayakan warga sekitar. Jika tidak ada keterlibatan masyarakat lokal, bukan tidak mungkin pekerjaan urugan ini akan dihentikan oleh warga,” tambahnya.

Situasi ini diharapkan dapat diselesaikan melalui komunikasi yang baik antara perusahaan, masyarakat, dan pihak terkait agar tidak menimbulkan konflik yang lebih luas di tengah masyarakat.

Editor : Badwi